sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Setelah Mengakui Kiswinar, Mario Teguh Polisikan Deddy Corbuzier

Setelah Mengakui Kiswinar, Mario Teguh Polisikan Deddy Corbuzier



Jakarta – Motivator Mario Teguh kini melaporkan Deddy Corbuzier. Setelah melakukan pelaporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sekitar pukul 17.30, Rabu, 16 November 2016. Mario berjalan dengan cepat. Ia tidak bersedia dimintai keterangan.

Setelah Mengakui Kiswinar, Mario Teguh Polisikan Deddy Corbuzier

“Bicara sama Pak Vidi (pengacara),” ucapnya seraya masuk mobil dan menyerahkan keterangan kepada kuasa hukumnya.

Menurut Vidi Syarif, kliennya melaporkan mentalist dan pembawa acara, Deddy Corbuzier. Laporan tersebut telah tercatat dengan Nomor Laporan:LP/5636/XI/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Pihak Mario menduga Deddy melakukan fitnah dan pencemaran nama baik, melalui dua acara yang dipandunya, Hitam Putih dan Deeper Wih Deddy.

“Hari ini kita, Pak Mario laporkan Deddy Corbuzier di dua acara, satu di Hitam Putih dan satu website, Deeper With Deddy,” ucap Vidi.

Hitam Putih merupakan program talk show pertama kali yang pernah mewawancarai Ario Kiswinar. Sementara di Deeper With Deddy, Ario dan ibunya berbicara lebih banyak soal masa lalunya ketimbang di program lain.

Baca juga : Masih Menunggu Tes DNA, Mario Teguh Sudah Akui Kiswinar

Maka Deddy dilaporkan dengan dugaan Pasal KUHP 310 311 ITE pasal 27 ayat 3. Pihak Mario sebelumnya juga pernah mensomasi Deddy saat pertama kali masalah tersebut muncul dan menghebohkan. Mario Teguh melaporkan Deddy Corbuzier setelah mengakui bahwa Kiswinar memang benar anak kandungnya. Hal tersebut dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan saat Mario menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dengan adanya pengakuan itu, Mario juga akan terancam menjadi tersangka pencemaran nama baik. “Ya terpenuhi (unsur pencemaran nama baiknya) tetap proses penyidikan diteruskan. Ya bisa, kemungkinan bisa saja jadi tersangka,” ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis 17 November 2016.
(Muspri-sisidunia.com)