sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ketika Politik Dan Agama Bercampur Aduk Dalam Penetapan Tersangka, Dunia Anggap Indonesia Alami Kemunduran Demokrasi

Ketika Politik Dan Agama Bercampur Aduk Dalam Penetapan Tersangka, Dunia Anggap Indonesia Alami Kemunduran Demokrasi



Jakarta – Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kemarin, rabu (16/11/2016), telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Dono Sukmanto mengaku telah memiliki bukti dan pendapat yang cukup kuat untuk menaikkan status kasus ini menjadi penyidikan.

Ketika Politik Dan Agama Bercampur Aduk Dalam Penetapan Tersangka, Dunia Anggap Indonesia Alami Kemunduran Demokrasi

Keputusan ini dianggap oleh para pesaing Ahok sebagai gambaran keadilan hukum Indonesia. Sementara itu, Ahok sendiri pun mengaku tetap yakin tidak bersalah dan akan jalani proses hukum dengan seharus. Pada kesempatan lain, Ahok pun tetap dapat menjalankan kampanye untuk kembali jadi Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.

Namun, sorotan besar dunia justru tertuju ke Indonesia sejak kemarin. Dikutip dari South China Morning Post, para ahli di dunia berbicara tentang apa yang terjadi di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Seorang ahli sekaligus pengamat politik dari Universitas Nasional Australia, Marcus Mietzner menyebut kalau kasus dugaan penistaan agama ini telah direncanakan beberapa tahun sebelumnya. Kemudian, kasus ini telah dicampuradukkan dengan politik dan akan berlangsung beberapa tahun ke depan.

Mietzner menganggap kalau massa yang telah berkumpul pun dengan mudah terprovokasi dan dimobilisasi oleh kepentingan politik. Selain itu menurut pengamat politik Asia Tenggara dari Institut ISEA-Yusof Ishak di Singapura, Mustafa Izzuddin menyebut kalau kasus ini telah melibatkan pelanggaran terhadap keberagaman dan kepercayaan antarpribadi di Indonesia.

Baca juga : Denny Siregar Berikan Tulisan Menarik Terkait Status Ahok Sebagai Tersangka

Menurut pengamat politik Asia Tenggara di Sekolah Internasional S. Rajaratnam Singapura, Oh Ei Sun bahwa penetapan Ahok sebagai tersangka justru sebuah kemunduran demokrasi di Indonesia. Menurut Sun, kejadian yang bertepatan dengan masa kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini merupakan hal yang tidak masuk akal dan di luar konteks yang ada.

Sun bahkan menyebut kalau kasus ini sebenarnya kecil, tapi telah dibesar-besarkan oleh populasi kecil yang memiliki kekuatan besar. Keputusan penetapan Ahok sebagai tersangka pun disayangkan oleh Sun. Dia berpendapat kalau kepolisian atau Bareskrim harusnya menawarkan keamanan bagi seluruh masyarakat dibanding jadikan Ahok tersangka.
(Muspri-sisidunia.com)