sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pria Ini Ungkapkan Kesedihannya Melihat Ahok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pria Ini Ungkapkan Kesedihannya Melihat Ahok Ditetapkan Sebagai Tersangka



Jakarta – Haji Muhammad Masnun termasuk warga yang hari ini berkunjung ke markas pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Pria yang berasal dari Kota Indramayu, Jawa Barat tersebut mengaku telah lama menetap di Jakarta.

Pria Ini Ungkapkan Kesedihannya Melihat Ahok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dia juga turut menyambut kedatangan Ahok, yang pagi tadi kembali melayani aduan para warga. Masnun juga bernyanyi saat warga dan para relawan menyanyikan yel-yel dukungan untuk Ahok, cagub bernomor urut dua di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Baca juga : Iwan Fals Antusias Dengan Status Tersangka Ahok

Namun pria berusia 72 tahun itu, bersama para warga lain dan pendukung Ahok terdiam sekitar pukul 11.00 siang tadi saat berita tentang Ahok mulai ramai. Sebelumnya muncul pengumuman dari Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, yang menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama Islam.

Ahok, yang telah menyelesaikan jadwalnya melayani aduan warga, saat itu merundingkan sebentar dengan tim pemenangannya, termasuk calon wakilnya, Djarot, dan ketua tim pemenangan, Prasetio Edi Marsudi. Ia kemudian beranjak ke ruangan utama Rumah Lembang untuk memberi keterangan kepada media.

Di halaman belakang, tempat Ahok sebelumnya melayani aduan warga, Masnun berpindah dari tempat duduknya di bawah tenda utama, ke tempat duduk tembok di samping tenda. Di sana, ia hanya termenung sambil melihat warga yang juga tak percaya cagub yang mereka dukung saat ini berstatus tersangka.

Kepada VIVA.co.id, Masnun memperlihatkan foto yang diambil beberapa hari sebelum Ahok dilantik menjadi Gubernur DKI pada 14 November 2014. Di foto itu, Masnun duduk di kursi Ahok di ruang kerja Wakil Gubernur DKI di Balai Kota DKI.

“Dulu, sebelum dilantik , saya diundang ke Balai Kota. Saya disuruh duduk di kursinya. Saya tidak percaya beliau sekarang menjadi tersangka. Saya yakin, nanti akan kelihatan, yang salah itu salah, yang benar itu benar. Nanti akan kelihatan,” ujar Masnun dengan raut muka sedih.
Menurut Masnun, yang mengaku telah mengenal Ahok sejak ia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI bersama Joko Widodo di Pilkada DKI 2012, Ahok adalah Gubernur DKI yang memperhatikan kepentingan umat Muslim meski ia sendiri bukan umat Muslim. “Belum pernah saya lihat Gubernur DKI lain seperti itu,” ujar Masnun.

Beberapa program Pemerintah Provinsi DKI di bawah kepemimpinan Ahok dicontohkan Masnun. Ia menceritakan bahwa Ahok rutin memberangkatkan marbut (penjaga masjid/musala) berangkat umrah. Di bawah kepemimpinan Ahok juga DKI meneruskan pembangunan Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot. Masjid juga banyak dibangun di sejumlah tempat pemerintah, termasuk Balai Kota dan rumah-rumah susun.

“Termasuk waktu dulu jalan-jalan sama beliau, ke Marunda, pada waktu itu, sewaktu Jokowi masih jadi Gubernur. Saya bilang ke Pak Ahok, ‘tolong dibuat masjid ini’. Sudah jadi masjid sekarang, besar,” ujar Masnun. (bens – sisidunia.com)