sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Sering Terima Penolakan Saat Kampanye, Ahok Siapkan Rumah Lembang Untuk Aduan Para Warga

Sering Terima Penolakan Saat Kampanye, Ahok Siapkan Rumah Lembang Untuk Aduan Para Warga



Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuka kesempatan untuk menampung pengaduan dari warga mulai Senin (14/11/2016). Basuki siap menerimanya mulai pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Sering Terima Penolakan Saat Kampanye, Ahok Siapkan Rumah Lembang Untuk Aduan Para Warga

“Aduan buka hari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 WIB,” ujar Wakil Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Wibi Andriano, ketika dihubungi, Minggu (13/11/2016).

Wibi mengatakan hal ini terkait penolakan yang dialami Basuki atau Ahok ketika melakukan blusukan. Penolakan tersebut membuat warga sekitar yang ingin menyampaikan keluhan menjadi terganggu. Ahok seringkali harus meninggalkan tempat blusukan lebih cepat dari yang seharusnya. Kesempatan warga untuk mengadu kepada Ahok pun menjadi hilang jika terjadi aksi penolakan.

“Kasihan dong warga yang mau dukung kita, jadi takut apalagi kalau tiba-tiba anarkis. Jadi kalau memang mereka antusias ya mending kita undang saja,” ujar Wibi.

Aduan warga tersebut bisa ditindaklanjuti ketika Ahok menyelesaikan cuti kampanyenya. Meski membuka Rumah Lembang untuk menampung aduan warga, Wibi mengatakan Ahok akan tetap blusukan.

Baca juga : Timses Menilai Aksi Penolakan Ahok Hanyalah Upaya Penggiringan Opini

“Sekiranya aman, dia tetap turun,” ujar Wibi.

Kebiasaan Ahok untuk melayani aduan warga sebenarnya sudah diterapkan ketika dia aktif sebagai gubernur. Tiap pagi di Balai Kota DKI, sekelompok warga menunggu Ahok tiba untuk mengadu permasalahannya. Oleh karena itu, Ahok masih mempertahankan kebiasaan tempat pengaduan oleh warga agar hasil kerja nyata dapat secara optimal.
(Muspri-sisidunia.com)