sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Sebagai Pihak Yang Tak Diundang, Andi Analta Tetap Datang Ke Mabes Polri

Sebagai Pihak Yang Tak Diundang, Andi Analta Tetap Datang Ke Mabes Polri



Jakarta – Kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Andi Analta, mendatangi Mabes Polri. Dukungan ia berikan kepada tim kuasa hukum Ahok yang diundang untuk menyaksikan gelar perkara di ruang Rupatama Mabes Polri.

Sebagai Pihak Yang Tak Diundang, Andi Analta Tetap Datang Ke Mabes Polri

Andi Analta menceritakan telah mengenal Ahok sejak tahun 1970-an. Orang tuanya, Andi Baso berikrar dengan orang tua Ahok, Indra Tjahaja Purnama bahwa mereka bersaudara. Dia juga menunjukkan fotonya bersama Ahok puluhan tahun yang lalu di sebuah pantai.

Baca juga : Sering Terima Penolakan Saat Kampanye, Ahok Siapkan Rumah Lembang Untuk Aduan Para Warga

“Ayah Ahok dan ayah saya, ikrar dengan tangan ditumpukin. ‘Anakku anakmu dan anakmu anakku’. Saya baru tahu dari ibu saya. Sekarang ibu saya sudah meninggal, kalau saya bohong, ibu saya disiksa,” ujar Andi yang mengenakan gamis biru putih dan sorban biru putih di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (15/11/2016).

Andi juga mengatakan telah membiayai kuliah S2 Ahok. Saat itu Ahok magang di perusahaan milik keluarga Andi yang bergerak di bidang pertambangan. Ahok memang mengambil kuliah S1 jurusan Geologi.

“Kami saudara sudah lama. Saya ini bukan Islam abal-abal. Saya ini pakai sorban bukan untuk gaya-gayaan,” ujarnya.

Sebagai pihak yang tak diundang, Andi tak memaksa masuk dalam gelar perkara Ahok. Ia hanya berupaya memberikan dukungan untuk tim kuasa hukum Ahok.

“Saya minta bersama pengacaranya karena ada empati bahwa adik saya dizolimi,” katanya.

Andi mengaku pernah dimintai keterangan sebagai saksi oleh Bareskrim Polri terkait kasus ini. Dia berharap Polri dapat bertindak adil dan bijaksana menyikapi kasus adik angkatnya tersebut.

“Harapannya polisi fair. Ahok juga senang kok kalau kasus ini dibuka, supaya semua orang tahu. Semua orang punya nurani, tinggal nuraninya dipakai atau tidak, itu saja,” urainya.

Sebelumnya, Andi telah berkomunikasi dengan Ahok beberapa hari lalu. Ahok juga memintanya untuk hadir dalam gelar perkara ini.

“Ahok bilang, kakak datang saja waktu gelar perkara, siapa tahu boleh masuk,” katanya menirukan ucapan Ahok. (bens – sisidunia.com)