sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Trump Menang, Warga Kristen dan Yahudi di AS Bergerak Lindungi Umat Islam

Trump Menang, Warga Kristen dan Yahudi di AS Bergerak Lindungi Umat Islam



Jakarta – Pilpres AS yang baru saja terjadi menimbulkan kekhawatiran masyarakat muslim Amerika. Para pemimpin agama dan aktivis hak-hak sipil memperingatkan Presiden AS terpilih, Donald Trump, bahwa Muslim Amerika akan tetap tinggal di AS. Kontroversi keberadaan Muslim muncul setelah Trump mengusulkan untuk melarang imigrasi semua Muslim ke AS, 10 bulan lalu.

Trump Menang, Warga Kristen dan Yahudi di AS Bergerak Lindungi Umat Islam

Larangan itu ditanggapi juga oleh Direktur Eksekutif Nasional Council of American-Islamic Relation (CAIR), Nihad Awad. Menurutnya, umat Islam tidak akan bergerak dari AS, siapapun yang terpilih menjadi presiden.

Baca juga : Sudah Bergelimang Harta, Trump Akan Sumbangkan Gaji Presidennya

“Ini rumah kami, kami tidak akan pergi. Kami tidak akan terintimidasi atau terpinggirkan. Insya Allah, komunitas Muslim Amerika akan terus menentang kefanatikan, untuk menegakkan keadilan dan melindungi kebebasan hak semua warga Amerika,” ujar Awad, dikutip dari The Independent, Kamis(10/11/2016).

Awad telah bergabung dengan pemimpin agama lainnya, seperti Kristen dan Yahudi, untuk meminta Trump agar tidak memecah belah rakyat. Trump diminta untuk lebih positif dalam memerangi ketakutan yang dirasakan perempuan, warga kulit hitam, dan kelompok minoritas.

“Kami ingin presiden baru yang memiliki standar tinggi dalam membela hak semua orang, sebagaimana negara menjamin melalui konstitusi AS. Untuk siapapun yang merasa takut, ketahuilah Amerika adalah rumah kita dan rumah anak-anak kita. Ini adalah masa depan kita,” ungkapnya. (bens – sisidunia.com)