sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Foto Pelecehan Mantan DJ Pada Taylor Swift Bocor di Media

Foto Pelecehan Mantan DJ Pada Taylor Swift Bocor di Media



Jakarta – Sebuah foto yang memperlihatkan pelecehan seksual yang dilakukan seorang mantan DJ kepada Taylor Swift tersebar luas di dunia maya. Foto tersebut menjadi barang bukti kasus yang sedang dijalankan Taylor untuk memenjarakan sang pelaku.

Foto Pelecehan Mantan DJ Pada Taylor Swift Bocor di Media

Foto yang diambil saat acara meet and greet Red Tour di Pepsi Center, Colorado, Juni 2013 itu menunjukkan Taylor Swift yang tengah berpose di tengah seorang laki-laki dan perempuan. Sang laki-laki yang diketahui bernama David Mueller itu tampak memegang bokong Taylor Swift.

Baca juga : Pakai Gaun Dengan Perut Terbuka, Taylor Swift Buktikan Belum Hamil

Dalam foto yang dipublikasikan oleh TMZ itu, tangan Mueller memang tidak terlihat karena tertutup tubuh sang penyanyi. Hanya lengan pria itu yang terlihat menempel di bagian bawah tubuh Taylor Swift.

Terkait hal itu, Taylor Swift melayangkan laporan yang menyebut bahwa sang mantan DJ merogoh rok dan memegang bokongnya saat ia tengah berpose. Mueller merasa tuduhan itu tidak benar dan menyatakan bahwa pelaku sebenarnya adalah mantan rekan kerjanya terdahulu. Bagaimana pun, proses hukum tengah dilakukan dan belum usai.

Taylor Swift saat ini sedang berada pada persidangan, sehubungan kasus pelecehan seksual yang dialaminya.
Foto yang kini beredar luas itu tadinya tidak diizinkan untuk disebarkan. Pengacara Taylor Swift menyebut bahwa foto itu terlalu pribadi dan sensitif untuk dibagikan ke khalayak. Namun, nasi sudah menjadi bubur dan foto itu terlanjur beredar di publik.

Akibat tuduhan dari mantan kekasih Harry Styles tersebut, David Mueller dipecat dari 98,5 KYGO Colorado. Taylor Swift merasa terkejut, kecewa, tersinggung, dan khawatir akibat tindakan pelecehan tersebut. (bens – sisidunia.com)