sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Wapres JK Isyaratkan Negara Butuh Pemberi Solusi, Bukan Hanya Sekedar Kritik

Wapres JK Isyaratkan Negara Butuh Pemberi Solusi, Bukan Hanya Sekedar Kritik



Jakarta – Kongres Nasional I KAMMI telah dibuka oleh Wakil Presiden Presiden Jusuf Kalla . Dalam sambutannya, pria akrab disapa JK ini menyampaikan beberapa hal terkait keadaan bangsa saat ini.

Wapres JK Isyaratkan Negara Butuh Pemberi Solusi, Bukan Hanya Sekedar Kritik

“Saat ini kita sedang memikirkan bagaimana keadaan bangsa kita ke depannya. Kekhawatiran akan siklus masalah bangsa seharusnya diimbangi oleh siklus kebaikan juga,” kata Jusuf Kalla dalam pidatonya di acara Kongres Nasional I KAMMI, di Hotel Kartika Chadra, Jakarta Selatan, Sabtu (12/11/2016).

Baca juga : Pemilu AS : Wapres JK Khawatir Jika Trump Menduduki Gedung Putih

JK menyebut, masalah yang terjadi di Indonesia menimbulkan banyak kritik dari masyarakat. Salah satu contoh kritik adalah berupa demo yang digelar beberapa hari lalu. Namun, JK menilai itu adalah hal yang wajar.

“Sebagai negara demokratis, kritik boleh saja. Tetapi harus ada masukan yang bersifat memajukan,” imbuh JK.

Generasi muda sekarang, kata JK, harus bersikap lebih positif. Kritik yang diberikan ke pemerintah seharusnya diiringi dengan kemajuan yang perlu dilakukan bersama, dengan cara mengembangkan kreativitas dan inovasi.

JK menjelaskan, apabila kedua hal tersebut bisa diseimbangkan, maka tidak perlu menunggu lama bagi Indonesia untuk bangkit kembali.

“Seperti kita tahu, satu bangsa yang besar tentu punya angka perbandingan. Angka tersebut bisa diambil dari bagaimana perubahan bangsa dari waktu ke waktu atau perbandingan dengan negara lain. Kalau diukur Indonesia selalu ada di tengah-tengah.”

Ribuan alumni datang dari berbagi daerah dan profesi menghadiri Kongres KAMMI. Selain Jusuf Kalla, sejumlah tokoh politik, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah dan lainnya. Ada pula Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang rencananya akan membawakan pidato bertajuk “Indonesia, Generasi Muda dan Ancaman Proxy War”. (bens – sisidunia.com)