sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bom di Gereja Memakan Korban Bocah Kecil, Said Agil Mengutuk Keras

Bom di Gereja Memakan Korban Bocah Kecil, Said Agil Mengutuk Keras



Samarinda – Bom molotov yang meledak di Gereja Oikumene Samarinda, Minggu (13/11/2016) sontak menuai reaksi keras dari Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj.

Bom di Gereja Memakan Korban Bocah Kecil, Said Agil Mengutuk Keras

Menurut Kiai Said, aksi kekerasan apapun termasuk serangan bom meski atas nama Islam tidak dibenarkan.

Baca juga : Ancaman Terorisme Makin Meluas, RI-Australia Kerja Sama Tingkatkan Keamanan

“NU mengutuk keras peristiwa kekerasan oleh & atas nama apapun. Termasuk yang pagi ini menimpa saudara kita di Gereja Oikumene, Samarinda,” ujar Kiai Said lewan akun Twitternya.

Bom molotov meledak di Gereja Oikumene Loa Janan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Samarinda. Empat anak kecil jadi korban.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Fajar Setiawan kepada wartawan membenarkan ledakan bom di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016) sekitar pukul 10.10 Wita.

“Pada pukul 10 lewat 10 menit ada seorang pria melintas di Gereja Oukemene melempar diduga bom low explosive,” jelas Fajar.

Bom di gereja Samarinda ini mengakibatkan empat anak kecil menjadi korban. Saat kejadian, mereka berada di lokasi area parkir gereja.

“Untuk korban, ada empat anak dan saat ini telah dibawa ke rumah sakit terdekat,” katanya.

Di samping itu, polisi telah mengamankan pelaku ledakan bom yang berinisial J. Dalam aksinya Pelaku mengenakan kaos bertuliskan Jihad. Kini polisi masih memeriksa jaringan teroris yang kuat dugaan mendukung aksi pelaku ledakan bom. (bens – sisidunia.com)