sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Antasari Mengatakan Dirinya dan Abraham Samad Memiliki Banyak Persamaan

Antasari Mengatakan Dirinya dan Abraham Samad Memiliki Banyak Persamaan



Jakarta – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menemui Antasari Azhar di kediamannya wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (12/11).

Antasari Mengatakan Dirinya dan Abraham Samad Memiliki Banyak Persamaan

Abraham Samad mengaku kunjungan untuk silaturahmi dengan Antasari Azhar karena sama-sama sebagai mantan komisioner KPK. Menurut Abraham Samad, salah satu obrolan dengan Antasari Azhar juga menyangkut kriminalisasi yang kerap dihadapi pimpinan KPK. Dia meyakini Antasari merupakan korban kriminalisasi saat memimpin KPK.

“Ini bukan percaya tak percaya, tapi kan faktanya itu terjadi bagi pimpinan. Saya, Pak Antasari dan Pak Bambang ( Bambang Widjojanto-red) mengalami itu,” ujar Abraham sambil menunggu Antasari yang saat itu sedang makan di luar rumah bersama keluarga besarnya.

Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar dan Abraham Samad juga meminta untuk tidak diarahkan atau digiring-giring ke dalam kepentingan politik. Keduanya mengaku masih trauma dengan dukungan terutama saat diisukan akan menjadi capres atau cawapres.

“Saya dulu juga kan pernah diisukan akan mendampingi Bu Megawati. Ketika itu Bu Mega petahana. Jadi jangan lah ya, jangan memasuki area itu lagi. Meski ada dukungan enggak dulu ke sana (politik), saya masih ingin santai,” kata Antasari, Minggu (13/11).

Antasari mengatakan, memang antara dirinya dengan Abraham Samad ada kesamaan, tetapi tidak serupa. “Doakan kami saja,” ujarnya.

Sedangkan Abraham Samad mengatakan, dirinya juga sempat diisukan akan mendampingi Joko Widodo saat pilpres. Tetapi, justru masalah mulai timbul di sana.

“Berbagai macam muncul setelah ada isu saya akan menjadi wakil presiden mendampingi Pak Jokowi,” jelasnya.

Keduanya sepakat Indonesia harus bebas dari korupsi. Tetapi bukan berarti keduanya akan maju menjadi pemimpin.

“Biarkan saya dan Pak Antasari menjadi penjaga moral anak bangsa,” tegas Samad.
(Muspri-sisidunia.com)