sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Trump Insyaf Dan Tak Lagi Melarang Umat Muslim Berkunjung ke AS ?

Trump Insyaf Dan Tak Lagi Melarang Umat Muslim Berkunjung ke AS ?



Jakarta – Donald Trump, menutup seluruh perhelatan Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) dengan kemenangan. Dia berhasil mempecundangi Hillary Clinton dengan memperoleh 279 electoral college, sedang rivalnya hanya mendapat 228 electoral college.

Trump Insyaf Dan Tak Lagi Melarang Umat Muslim Berkunjung ke AS ?

Usai merayakan pesta kemenangan di markas kemenangannya, tim sukses taipan properti AS tersebut langsung menghapus sejumlah pernyataan kontroversialnya selama kampanye. Salah satunya mengenai rencana larangan umat Islam masuk ke negara adidaya tersebut yang tercantum dalam situs resminya.

Dilansir harian Independent, Kamis (10/11), penghapusan pernyataan itu diduga dilakukan saat malam perayaan kemenangan Trump. Laman tersebut memuat pernyataannya pada Desember 2015 lalu yang menyebut Muslims telah dicabut total.

Laman tersebut kini dialihkan ke laman lain, di mana pengunjung diarahkan untuk memberikan sumbangan terhadap kampanyenya.

Padahal, laman tersebut masih terpampang dalam situs resmi milik Trump di pagi hari saat pemilihan akan berlangsung. Dan perubahan langsung terjadi pada malam di hari yang sama.

Pernyataan itu disampaikan Trump sesaat setelah serangan teroris di Paris, Prancis pada November 2015 lalu. Saat itu, Trump menyampaikan belasungkawa dan menyatakan akan melarang semua orang Islam masuk ke negerinya, sampai dia mengetahui apa yang sedang terjadi.

Sejak itu, baik Trump maupun tim suksesnya terus mempertahankan kalimat tersebut, dan menyebut keamanan untuk warga Amerika Serikat adalah harga mati, dan bukan untuk mendiskriminasi umat agama lain. Video dan pernyataan terkait itu diunggah ke situs kampanye Trump.

Sampai saat ini masih belum ada penjelasan resmi dari tim kampanye Trump mengenai hal itu. Dan penghapusan tersebut bukan yang pertama, di mana istrinya Melania Trump diduga tidak menyelesaikan gelar sarjananya. Alhasil, laman biografi Melania langsung dicabut, dan pengunjung dialihkan ke laman lapangan golf milik Trump.
(Muspri-sisidunia.com)