sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Presiden Jokowi Singgung Aktor Politik 4/11, Ibas : Pernyataan Jokowi Itu Memunculkan Persepsi Beragam Di Kalangan Masyarakat

Presiden Jokowi Singgung Aktor Politik 4/11, Ibas : Pernyataan Jokowi Itu Memunculkan Persepsi Beragam Di Kalangan Masyarakat



Trenggalek – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, demo damai yang berujung ricuh pada 4 November lalu ditunggangi aktor politik. Politisi Partai Demokrat (PD) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mempertanyakan siapa aktor politik yang dimaksud Jokowi.

Presiden Jokowi Singgung Aktor Politik 4/11, Ibas : Pernyataan Jokowi Itu Memunculkan Persepsi Beragam Di Kalangan Masyarakat

“Saya selaku kader (PD) dan anggota DPR ingin menanyakan kepada Bapak Presiden secara baik-baik, siapa aktor di balik demonstrasi 4 November itu? Kami perlu klarifikasi, kami juga perlu pandangan jawaban dari pemerintah,” kata Ibas saat kunjungan kerja di Trenggalek, Jawa Timur, Senin (7/11/2016)

Ibas mengatakan, pernyataan Jokowi itu memunculkan persepsi beragam di kalangan masyarakat. Sayangnya, ada yang mengarahkan tudingan itu kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Karena itu, menurut Ibas perlu ada kejelasan terkait pandangan presiden tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan politik nasional.

“Itu sangat keliru apabila ada anggapan Pak SBY yang mengompori atau memprovokasi, itu menyesatkan. Tidak benar dan sangat tidak mendasar,” ujarnya.

Menurutnya, selama 10 tahun memimpin Indonesia, SBY selalu mengedepankan nilai-nilai demokrasi. SBY juga selalu mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Jangan sampai kita fokusnya berubah, kepada siapa yang melakukan demonstrasi tersebut, tapi apa aspirasi yang dibawa mereka (demonstran) ketika menyampaikan di hadapan publik,” ujarnya.

Anggota Komisi X DPR RI ini menjelaskan, demonstrasi besar-besaran yang dilakukan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia pada 4 November merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi. Ia menilai aksi itu masih dalam kategori wajar dan tergolong tertib, karena sejak pagi hingga petang hari tidak ada gejolak.

“Tentu saya menyesali ketika setelah magrib ada insiden kecil, saya rasa itu bukan bagian dari keinginan para peserta demonstrasi,” jelas Ibas. Dia meyakini aksi damai yang dilakukan umat Islam itu tidak digerakkan oleh tokoh politik tertentu karena terjadi secara masif di berbagai daerah di Indonesia.

“Kalau digerakkan mungkin ya hanya (akan terjadi) fokus daerah-daerah tertentu saja, tapi ini hampir di seluruh Indonesia,” katanya.
(Muspri-sisidunia.com)