sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Panglima TNI Ungkap Ketegasannya Menjaga Bhineka Tunggal Ika di Indonesia

Panglima TNI Ungkap Ketegasannya Menjaga Bhineka Tunggal Ika di Indonesia



Jakarta – Panglima TNI Gatot Nurmantyo menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa malam, 8 November 2016. Gatot mengatakan, dia bersama pasukannya dalam menjaga persatuan bangsa.

Panglima TNI Ungkap Ketegasannya Menjaga Bhineka Tunggal Ika di Indonesia

Seperti dalam aksi demo 4 November 2016 kemarin, Gatot mengatakan, pihaknya bersama pihak Kepolisian sudah melakukan tindakan dan kerja sama yang baik dalam melakukan pengamanan.

“Karena, Indonesia tanpa umat Muslim, bukan Indonesia. Karena, Indonesia tanpa umat Kristen, umat Khatolik, umat Hindu, tanpa umat Budha, bukan Indonesia,” ucap Gatot.

Gatot juga menegaskan, dia akan siap melaksanakan perintah yang diberikan ‘atasannya’, yakni Presiden Joko Widodo. Menurutnya, dia sudah bersumpah sejak saat menjadi anggota TNI, 4 Maret 1982 untuk siap menjaga Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya lebih baik jadi tumbal untuk melaksanakan tugas Kebhinneka Tunggal Ikaan, daripada saya jadi presiden,” ucap Gatot.

Gatot Nurmantyo juga menjawab santai soal pertanyaan dari pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Karni Ilyas soal apakah benar Presiden Joko Widodo mempertahankan dan membekingi Gubernur Pertahana Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok. Gatot menjawabnya dengan gambaran politik.

“Saya tidak menjawab dengan kesimpulan. Saya tidak ahli politik, saya beri gambaran politik, karena ini politik,” tegas Gatot.

Menurut Gatot, jika pertanyaan itu benar, mudah saja bagi Jokowi untuk memerintahkan partai pendukung pemerintahan.

“Ada partai pemerintah, yakni PDI Perjuangan, lalu ada PKB, PAN, PPP. Logika berpikirnya, jika Presiden ingin benar-benar Ahok menang, tinggal perintah PKB, PPP, PDIP dukung, yang lain enggak punya kendaraan,” ucap Gatot.

Gatot langsung meminta pendengar menyimpulkan sendiri maksud kalimatnya tersebut.

“Silahkan simpulkan masing-masing,” ucap Gatot.
(Muspri-sisidunia.com)