sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ini Jawaban Tegas Kakak Angkat Ahok Pada Pihak Yang Mempertanyakan Agamanya

Ini Jawaban Tegas Kakak Angkat Ahok Pada Pihak Yang Mempertanyakan Agamanya



Jakarta – Andi Analta Amier, kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa dirinya adalah seorang muslim.

Ini Jawaban Tegas Kakak Angkat Ahok Pada Pihak Yang Mempertanyakan Agamanya

Hal itu disampaikannya, lantaran merasa lelah atas cibiran yang menimpa hubungan Ahok dan Ibunya, Misribu Andi Baso Amier. Andi menuturkan, jika Ahok tidak lah seperti yang diberitakan oleh orang-orang bahwa dirinya telah menistakan agama Islam.

Baca juga : MUI Tak Sependapat Dengan Buya Syafii Terkait Dugaan Kasus Ahok

“Saya kenalkan kalau saya bukan Islam abal-abal, ini (saya sampaikan) karena capek mengungkit hubungan ibu saya (Misribu Andi Baso Amier) dengan Ahok yang selalu dipertanyakan,” kata Andi di Jakarta, Rabu, (9/11/2016).

Andi memliki kebiasaan memakai serban bukan karena hal-hal penting saja. Melainkan ia memakai serban karena memang sudah kebiasaan dan dipakai setiap harinya.

“Saya begini (pakai serban), bukan riya. Allah kekuatan saya pakai serban, bukan juga saat saya mau urusan agama saja. Tetapi 24 jam ke luar rumah ini menempel terus,” kata Andi.

Ia pun menjelaskan hubungannya dengan Ahok. Sejak tahun 1970an, ayahnya dan ayah Ahok itu berteman. Mereka sama-sama mengagumi seorang Jenderal, M Yusuf.

Hingga pada tahun 1985, keduanya berikrar untuk menjadi saudara dunia akhirat dengan disaksikan ibunya. Mulai dari situlah keduanya saling menghargai dan menghormati tanpa pandang keyakinan.

Tak hanya itu, ia pun menceritakan bahwa apa yang menjadi jati diri Ahok saat ini adalah warisan dari dua orang ayah yang sudah berikrar itu. “Chemistry ayah saya dan ayah Ahok itu sama, yaitu sama-sama punya jiwa sosial tinggi. Nah itu dia yang melekat ke Ahok juga,” ujarnya.

Setelah sang ayah meninggal dunia, ia secara pribadi memberikan baktinya. Ia membiayai Ahok mulai dari bangku pendidikan hingga merintisnya sebagai seorang pengusaha.

“Ayah saya meninggal, kemudian ayahnya Ahok menitipkan Ahok ke saya untuk digembleng. Dari situ juga saya sekolahkan dia sampai akhirnya saya buatkan perusahaan untuk dia,” kata Andi.

Selain itu, pria berusia 53 tahun itu mengatakan, terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok, ia meyakini bahwa Ahok adalah seseorang yang tidak mungkin menistakan agama.

“Intinya juga, Ahok itu bukan orang yang tidak mengerti agama Islam. Justru dia sangat memandang agama apapun,” katanya. (bens – sisidunia.com)