sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Travel & Kuliner » Karnaval Batik Nusantara Di Bengkulu Datangkan 2 Model Internasional Asal Rusia

Karnaval Batik Nusantara Di Bengkulu Datangkan 2 Model Internasional Asal Rusia



Bengkulu – Karnaval Batik Nusantara yang dihelat pemerintah Kota Bengkulu tanggal 18 hingga 10 November 2016 mendatang bakal heboh. Panitia mendatangkan dua orang model internasional asal Rusia Natasya Romanosa dan Dashha Denisenko.

Karnaval Batik Nusantara Di Bengkulu Datangkan 2 Model Internasional Asal Rusia

Keduanya akan tampil dalam peragaan busana mengenakan batik khas Bengkulu kain besurek dan melenggok di atas catwalk pada malam puncak karnaval di kawasan View Tower. Lokasinya di depan rumah bekas kediaman resmi Gubernur Jendral Inggris saat menduduki Bengkulu Sir Thomas Stamford Raffles.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu Tony Elfian mengatakan, kehadiran dua model Internasional itu akan menjadi nilai tambah bagi kegiatan yang mengundang sebanyak 526 kabupaten/kota se Indonesia.

“Kebetulan kedua model itu ada agenda kegiatan di Jakarta, kita coba menghubungi manajemennya dan mereka setuju untuk datang ke karnaval ini,” kata Tony di Bengkulu, Jumat (4/11/2016).

Selain menjadi model di catwalk, keduanya juga akan dijadikan objek dalam kegiatan foto contest yang digelar oleh panitia yang rencanaya diikuti para fotographer profesional dan amatir di lokasi Benteng Marlborough. Mereka akan bersaing memperebutkan hadiah piala dan uang tunai yang disediakan panitia.

Panitia juga sudah berkoordinasi dengan sekretariat negara untuk mengundang Presiden Joko Widodo dan ibu negara Iriana Jokowi. Kehadiran ibu negara sangat diharapkan untuk memberikan semangat bagi para pengrajin batik yang hampir semua daerah memiliki ciri khas tersendiri.

“Baru undangan yang kami koordinasikan, kita sangat berharap ibu negara bisa hadir dan memberikan wejangan, ini merupakan penghormatan tersendiri bagi para praktisi batik di Indonesia,” kata Tony Elfian.
(Muspri-sisidunia.com)