sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Terasa Panas Saat Agus Yudhoyono Kunjungi Museum Di Kota Tua Untuk Kampanye

Terasa Panas Saat Agus Yudhoyono Kunjungi Museum Di Kota Tua Untuk Kampanye



Jakarta – Cagub DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menaruh perhatian yang cukup besar terhadap kondisi museum-museum yang ada di Ibu Kota. Ia ingin menjadikan museum menjadi pusat budaya dan tempat untuk menarik perhatian wisatawan.

Terasa Panas Saat Agus Yudhoyono Kunjungi Museum Di Kota Tua Untuk Kampanye

Agus menginginkan museum-museum yang ada di Jakarta dibangun lebih modern, lebih nyaman tanpa menghilangkan unsur kesejarahan yang khas.

“Ini akan menjadi salah satu perhatian saya jika saya diberikan izin untuk memimpin Jakarta tentu akan menjadikan kota Jakarta ini pusat budaya, makin baik dan semakin mendunia. Tadi saya sudah berkiling sudah melihat tentunya banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan baik,” kata Agus usai berkeliling di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (2/11/2016).

Agus berkeliling Kota Tua pada 16.30 WIB sore hari. Dia kemudian masuk ke Museum Fatahillah dan Museum Wayang.

“Museum ditata lebih baik lagi dan lebih modern lagi tetapi tetap menonjolkan herritage,” imbuhnya.

Agus yang didampingi istrinya Annisa Pohan menginginkan menjadikan museum sebagai tempat favorit generasi muda masa kini. Ia menyebut sudah mempunyai gambaran untuk merancang museum-museum yang ada menjadi lebih berwarna.

“Benda sejarah yang sangat berharga ini perlu dipersiapkan tempat yang baik dari hari ke hari tentunya kita ingin bahwa generasi hari ini juga mengerti sejarah Jakarta dan terkait museum yang lainnya. Ini merupakan concern saya. Saya sudah mempunyai banyak gambaran, bayangan akan meningkatkan kualitas museum,” paparnya.

Selama berkeliling museum, Agus pun merasa kepanasan. Agus juga menyayangkan kualitas infrastruktur museum yang masih minim. Dia melancarkan kritik terhadap pengelolaan museum di sini.

“Ya kondisi, masih kurang nyaman karena merasa kepanasan, itu padahal tadi baru sekian puluh orang saja. Bayangkan kita berharap ratusan ribuan orang yang datang hampir bersama gitu, sehingga harus ada fasilitas penunjuang keamanan. Tapi sekali lagi dengan hal-hal sederhana yang mebuat nyaman bisa menjadi daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” bebernya.
(Muspri-sisidunia.com)