sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Ki Kusumo Merasa Tidak Dihargai Oleh Parfi Kepemimpinan Marcella Zalianty

Ki Kusumo Merasa Tidak Dihargai Oleh Parfi Kepemimpinan Marcella Zalianty



Jakarta – Marcella Zalianty dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 1956 pada 24 Oktober 2016 lalu. Namun acara seremonial pelantikan tersebut membuat Ki Kusumo dan sejumlah aktor dan aktris senior kecewa. Pasalnya, Ki Kusumo yang merasa terdaftar sebagai dewan pendiri PARFI 1956 tidak diperkenalkan kepada publik.

Ki Kusumo Merasa Tidak Dihargai Oleh Parfi Kepemimpinan Marcella Zalianty

“Betapa berat upaya kami memperjuangkan PARFI 1956. Tapi justru kami tidak di-orangkan,” ungkap Ki Kusumo dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (31/10).

Ki Kusumo Cs pun memilih untuk angkat kaki sebelum acara selesai.

“Kecewa luar biasa. Saya hampir balikin meja, lempar gelas, tapi nggak saya lakukan. Saya masih sabar,” lanjutnya.

Ki Kusumo menambahkan, dari awal mereka bareng-bareng membuat konsep AD/ART Parfi 1956. “Pakai pikiran, pakai dana, dimusuhi banyak orang. Dan pada akhirnya Parfi yang kami buat ini jadi dengan nama Parfi 1956, sebagai sebuah rumah baru buat anggotanya. Sekarang, apa?” sesal aktor sekaligus produser film ini.

Setelah Parfi 1956 terbentuk dan pelantikan ketua umum dilaksanakan, para pendiri justru dilupakan. “Kemarin ada kesalahan yang fatal. Dewan Pendiri nggak disuruh naik ke atas saat pelantikan itu, harusnya pelantikan tersebut dihadiri oleh semua Dewan Pendiri. Yang sekarang saya omongkan, Dewan Pendiri nggak ada. Marcella harus bertanggung jawab,” sambung Ki Kusumo.

Kekecewaan senada disampaikan aktor senior Kamel Marvin. Menurutnya, Marcella baru belakangan bergabung dengan Parfi 1956. “Marcella ada karena kami memangil dia. Marcella terlibat hanya di akhir-akhir sebelum Parfi (1956) terbentuk,” ujar Kamel.

Sebagai bentuk kekecewaan tersebut, mereka mengambil sikap tegas. “Kami memutuskan memberhentikan Debby Chintya Dewi dari Ketua Dewan Pendiri, mengangkat Ki kusumo sebagai Ketua Dewan pendiri dan kami akan panggil Marcella untuk mempertangungjawabkan pelantikan kemarin,” imbuh Kamel.

Sementara itu, aktris kawakan Lela Anggraini juga menambahkan, ada kesalahan prosedur saat pelantikan Marcella Zalianty. “Yang berjuang itu yang punya ide. Parfi 1956 idenya Kamel Marvin. Seharusnya dia yang mengumumkan kepada semua orang,” pungkas Lela.
(Muspri-sisidunia.com)