sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » 160 Aparat Gabungan Diterjunkan Untuk Menjaga Kawasan Rumah Ahok

160 Aparat Gabungan Diterjunkan Untuk Menjaga Kawasan Rumah Ahok



Jakarta – Kawasan komplek rumah calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pantai Mutiara diperketat Kepolisian Sektor Penjaringan, Jakarta Utara.

160 Aparat Gabungan Diterjunkan Untuk Menjaga Kawasan Rumah Ahok

“Ada sekitar 160 personel gabungan yang disiagakan di Penjaringan, termasuk Pantai Mutiara,” kata Kapolsek Penjaringan, Komisaris Bismo Teguh, pada Kamis, (3/11/2016).

Baca juga : Kerap Didemo Warga, Ahok Pasrahkan Hidupnya Pada Tuhan

Pengamanan dilakukan polisi untuk mengantisipasi datangnya demonstran pada Jumat, 4 November besok. Di depan Kompleks Pantai Mutiara, sejumlah polisi berseragam lengkap berjaga. Mereka membantu pengamanan satpam perumahan di Pantai Mutiara.

Setiap tamu yang datang dimintai identitas. Setiap hari para tamu juga diperiksa. Kali ini pemeriksaan lebih ketat dari biasanya. Tidak sembarang orang bisa masuk tanpa kepentingan. Kata Bismo pengamanan ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Bismo tidak merinci berapa personel yang khusus disiagakan di kediaman Gubernur Basuki. Ia hanya mengatakan, petugas gabungan TNI dan Polri ditambah elemen masyarakat terus berjaga-jaga di komplek Pantai Mutiara. “Pengamanan tetap dilakukan sesuai prosedur.”

Sejauh ini, kata dia, tidak ada tanda-tanda adanya massa akan mendekat ke rumah Ahok. Jika ada, pihaknya siap mengerahkan pasukan lebih banyak dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya. Saat ini situasi masih lengang.

Sebelumnya, Bismo juga membantah adanya informasi eksodus warga keturunan Cina yang tinggal di Pantai Mutiara akibat rencana aksi pada 4 November besok. “Tidak ada, itu info hoax,” ujar dia.

Bismo mengatakan semua wilayah di kawasan Penjaringan termasuk Pantai Mutiara aman. Semua warga yang tinggal di tempat itu beraktivitas seperti biasanya. Apalagi pihaknya juga telah mengajak diskusi berbagai elemen masyarakat sekitar untuk mengamankan wilayah menjelang demo besar-besaran menuntut Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

Meski demikian ia tetap mewaspadai terkait rencana demo pada 4 November. Pihaknya telah mengerahkan 160 personel gabungan untuk mengamankan wilayah Penjaringan, khususnya Pantai Mutiara. Personel gabungan itu berasal dari Brimob, jajaran polsek, TNI, dan elemen masyarakat. (bens – sisidunia.com)