sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » GNPF-MUI Menjamin Tidak Ada Kontak Fisik Selama Gelaran Demo 4 November

GNPF-MUI Menjamin Tidak Ada Kontak Fisik Selama Gelaran Demo 4 November



Jakarta – Saat aksi demo 4 November mendatang, Gerakan Nasional Pembela Fatwa-Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) telah menyiapkan rute-rute yang akan dilewati. Panglima lapangan GNPF-MUI Munarman menyebutkan bahwa rute akan diawali dari Masjid Istiqlal menuju Monumen Nasional (Monas).

GNPF-MUI Menjamin Tidak Ada Kontak Fisik Selama Gelaran Demo 4 November

“Titik berangkat aksi adalah Istiqlal, rute melalui (Jalan) Medan Merdeka Timur, Medan Merdeka Selatan, dan Medan Merdeka Barat. Bagi yang tidak sempat Salat Jumat dapat berkumpul di Patung Kuda, untuk ibu-ibu kita siapkan di kanan jalan,” kata panglima lapangan GNPF-MUI Munarman saat rapat Konsolidasi GNPF-MUI di Hotel Grand Sahid, Jl Jenderal Soedirman, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).

Baca juga : Terjadi Debat Panas Saat FPI Membahas Dugaan Penistaan Agama Oleh Ahok

Selain rute, GNPF-MUI juga menyiapkan toilet berjalan bagi massa. Toilet ini akan dipusatkan di Silang Monas.

“Kemudian titik toilet di Silang Monas utara sebelah barat laut dan barat daya, titik toilet perempuan dekat (gedung) Indosat, kita ada 20 toilet berjalan, kita siapkan air tangki untuk wudhu sementara ada 4,” ujar Munarman.

Munarman mengatakan GNPF-MUI akan mengadakan rapat teknis yang membahas mengenai medis hari ini pukul 14.00 WIB, Rabu (2/11) dan rapat tim pengamanan terakhir di kawasan Petamburan pukul 16.00 WIB, Rabu (3/11) besok.

“Kita plotting tenaga pengamanan. Mengenai arus masuk dari peserta aksi, bagi yang Salat Jumat bisa di sekitar perkantoran atau sekitar area lain,” ucap Munarman.

Tak hanya itu, Munarman juga mengatakan massa siap apabila harus menginap di Gedung DPR/MPR. Dia berjanji apabila ada kerusuhan, GNPF-MUI akan menangani lebih dulu.

“Pihak polisi sudah berjanji, kalau ada keributan, keamanan kita yang bertindak terlebih dahulu. Insya Allah tidak terjadi kontak fisik,” tambahnya.

Melengkapi pernyataan Munarman, Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir juga menyiapkan satgas khusus untuk teknis aksi. Dia akan menggelar rapat khusus terkait kerja teknis satgas di hari H aksi demo.

“Kita juga bahas ada berapa ambulans, berapa dokter, kita siapkan satgas khusus bagaimana kabel tidak dipotong. Untuk pematangan, besok bisa digelar untuk rapat teknis. Kita harus sepakati gerakan kita di bawah GNPF-MUI,” kata Bachtiar pada kesempatan yang sama.

Secara spesifik dia membeberkan rute aksi akan dimulai dari Masjid Istiqlal ke Balai Kota DKI lalu menuju Jalan Medan Merdeka Barat melalui Patung Kuda, sampai di Istana Negara dan dilanjutkan orasi.

Sebelumnya, Bachtiar mengatakan akan mengerahkan sekitar 200 ribu orang yang terjun ke lapangan. Dia juga menjamin bahwa aksi Jumat (4/11) nanti berlangsung secara damai. (bens – sisidunia.com)