sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Demonstran 4 November Hingga Kini Belum Kirim Surat Pemberitahuan Aksi

Demonstran 4 November Hingga Kini Belum Kirim Surat Pemberitahuan Aksi



Jakarta – Markas Besar Polri belum menerima surat pemberitahuan aksi para demonstran yang akan digelar Jumat 4 November 2016. Polri masih menunggu surat tersebut guna menyiapkan kebutuhan pengamanan selama demonstrasi digelar.

Demonstran 4 November Hingga Kini Belum Kirim Surat Pemberitahuan Aksi

Surat pemberitahuan aksi tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaian Pendapat di Muka Umum.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat sebagai warga negara yang baik tentu kita menaati hukum di negara kita, maka kami tunggu pemberitahuan secara tertulis,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar usai upacara kenaikan pangkat perwira tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Dalam surat tersebut, para koordinator aksi dapat merinci berapa jumlah massa yang turun aksi serta alat peraga yang digunakan dalam demonstrasi.

“Jadi, kami mohon ini masih ada 2×24 jam, kami imbau segera melayangkan pemberitahuan itu kepada pihak Polda Metro Jaya bagi yang akan berunjuk rasa di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” Boy kembali mengingatkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar liar di dunia maya. Ia meminta masyarakat bersikap tenang dan tidak begitu saja mempercayai informasi yang belum pasti kebenarannya.

Dia mengklaim jajarannya telah menemukan banyak akun medsos yang diindikasikan melakukan provokasi jelang demo Jumat nanti. Polisi pun langsung merespons dan menyelidiki untuk menemukan tindak pidana terkait Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Setiap minggu saya laporkan ke Kapolda mengenai temuan tim medsos bidang humas yang bernada provokatif. Sesuai undang-undang, jika kita temukan bisa kita pidanakan, bisa kena UU ITE,” tandas Awi.
(Muspri-sisidunia.com)