sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tiga Ormas Islam Terbesar Indonesia Diundang Presiden Jokowi Ke Istana Merdeka. Hendak Membahas Apa ?

Tiga Ormas Islam Terbesar Indonesia Diundang Presiden Jokowi Ke Istana Merdeka. Hendak Membahas Apa ?



Jakarta – Presiden Jokowi mengundang tiga Ormas Islam terbesar di Indonesia untuk hadir di Istana Merdeka pagi ini. Apa yang akan dibicarakan dalam silaturahim yang digelar setengah jam lagi itu?

Tiga Ormas Islam Terbesar Indonesia Diundang Presiden Jokowi Ke Istana Merdeka. Hendak Membahas Apa ?

Dalam foto undangan yang didapat wartawan, Selasa (1/10/2016), surat undangan itu berlambang Garuda Pancasila di atasnya, dengan tulisan ‘Menteri Sekretaris Negera Republik Indonesia’ di bawahnya.

“Mengharap dengan hormat kehadiran Bapak/Ibu/Saudara untuk bersama-sama Presiden Republik Indonesia pada acara silaturahim dengan Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Pengurus Pusat Muhammadiyah,” demikian bunyi undangan itu.

Acara akan digelar pada hari ini, 1 November 2016, pukul 10.30 WIB di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. MUI membenarkan menerima undangan itu dan siap hadir dalam silaturahim nanti.

“Ya, benar. Ketua Umum MUI akan hadir bersama Sekjen MUI,” kata Ketua Bidang Hukum MUI HM Baharun kepada wartawan.

Baharun menilai topik pembicaraan dalam silaturahim tak akan jauh dari perkembangan politik terkini. Dia menyebut rencana unjuk rasa 4 November nanti sebagai hal yang mungkin dibahas bersama Jokowi.

“Agendanya sih silaturahim. Tapi topiknya saya kira tak jauh dari masalah rencana demo umat 4 November mendatang,” kata Baharun.

Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faisal Zaini, dihubungi terpisah, juga membenarkan pihaknya menerima undangan itu. Dia siap hadir ke Istana. Meski demikian, dia belum tahu apa gerangan topik yang akan dibahas bersama Jokowi nanti.

“Insya Allah PBNU hadir. Namun kita tidak bisa menduga-duga pembahasan nanti soal apa,” kata Helmy.
(Muspri-sisidunia.com)