Home » News » Tim Anies-Uno Menyambut Gembira Merosotnya Elektabilitas Ahok

Tim Anies-Uno Menyambut Gembira Merosotnya Elektabilitas Ahok



Jakarta – Tingkat keterpilihan (elektabilitas) pasangan cagub/cawagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat terus menurun. Kondisi ini direspons positif tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Tim Anies-Uno Menyambut Gembira Merosotnya Elektabilitas Ahok

Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Alisera mengatakan, rilis survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) juga menjadi pelecut semangat timnya menggenjot elektabilitas Anies-Sandi.

“Pertama, kita beri apresiasi pada KedaiKOPI karena merilis hasil survei yang cukup lumayan. Kedua, untuk angka memang masih dinamis, tapi bahwa petahana turun dan kita (Anies-Sandi) naik, patut kita syukuri. Saatnya kita fokus pada strategi penguasaan teritorial dan produksi konten kampanye,” kata Mardani saat dihubungi oleh wartawan, Minggu (30/10/2016).

Menurut Mardani, tim sukses Anies-Sandi sudah memetakan Jakarta dalam 3 zona. Pembagian zona tersebut didasarkan pada demografis penduduk. Tim sukses pasangan yang diusung oleh Gerindra dan PKS tersebut juga sudah mempersiapkan rencana mereka ke depan untuk memenangkan pasangan yang mereka usung.

“Ada 3 zona konsentrasi. Pembagian zona tersebut secara umum dilihat dari demografi, daerah dengan penduduk yang banyak jadi prioritas. Sudah ada data awal dan saat ini sedang treatment. Nanti di pertengahan November kita akan lakukan survey dan evaluasi sehingga di pertengahan Desember diharapkan sudah akan solid,” ujar politisi PKS tersebut.

“Ada spesifik di tiap lokasi dan saat ini mencari solusi. Ini bukan soal memenangkan Anies-Sandi saja, tapi bagaimana kita semua bekerja sama demi memenangkan hati rakyat Jakarta,” imbuhnya.

Dari hasil survei terbaru KedaiKOPI, elektabilitas Ahok-Djarot masih memimpin alias tertinggi yakni 27,5 persen. Berada di urutan kedua duet Anies-Sandi 23,9 persen atau terpaut 3,6 persen dengan Ahok. Pasangan Agus-Sylvi berada di urutan ke tiga dengan elektabilitas 21 persen. Adapun responden yang tidak tahu atau tidak menjawab 27,5 persen.

Data diambil dalam survei 19-24 Oktober dari 694 responden yang memiliki hak pilih di 78 kelurahan di 6 kabupaten/kota di Jakarta. Metode survei wawancara dengan teknik multistage random sampling. Margin eror kurang lebih 4 persen dan tingkat kepercayaan 96 persen.
(Muspri-sisidunia.com)