sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Ekonomi & Bisnis » Gas Bumi : Solusi Bisnis UKM Kecil Hingga Industri Besar

Gas Bumi : Solusi Bisnis UKM Kecil Hingga Industri Besar



Jakarta – Energi baik gas bumi membawa faedah bagi penggunanya, karena selain ramah lingkungan, juga mendatangkan keuntungan atas penghematan yang didapat, sehingga dapat mendorong roda perekonomian.

Gas Bumi : Solusi Bisnis UKM Kecil Hingga Industri Besar

Hal tersebut tidak terlepas dari perusahaan pemasok gas di antaranya PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).Kepala Divisi Korporat Komunikasi PGN, Irwan Andri Atmanto mengatakan,‎ sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PGN memiliki tugas sebagai salah satu lokomotif pendorong perekonomian nasional.

“Karena itu PGN terus memperluas jaringan gas bumi yang efisien, bersih, aman dan mudah ke masyarakat,” kata Irwan saat berbincang dengan wartawan, di Jakarta, Minggu (30/10/2016).

Pada 2015, PGN menyalurkan gas bumi ke pelanggan mencapai 1.591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Dari penyaluran gas bumi PGN kepada pelanggan tersebut, menciptakan penghematan bagi pelanggan total sekitar sebesar Rp 88,03 triliun per tahun.

Hal tersebut diakui berbagai pengusaha yang menggunakan gas bumi, baik dari kecil maupun besar. Nur Wahid, seorang pengusaha Nasi Jamblang di Cirebon menggunakan gas bumi yang dipasok PGN sebagai bahan bakar memasak jajanan khas kota udang tersebut sejak 2008. Menurut Nur, berkat menggunakan gas bumi saat ini dirinya bisa mencapai kesuksesan yang berasal dari penghematan bahan bakar memasak sebesar Rp 12 juta per bulan.

“Gas bumi dari PGN menjadi salah satu kunci sukses usaha saya jualan nasi jamblang,” kata pengusaha yang membuka lapak di Jalan Cangkring 2, Cirebon, Jawa Barat tersebut.

Sebelumnya untuk produksi nasi jamblang, Nur menggunakan bahan bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG), biaya yang dikeluarkan cukup besar Rp 18 juta sampai 20 juta per bulan. Tapi sejak jadi pelanggan PGN pada 2008, biaya tagihan gas bumi hanya Rp 7-8 juta per bulan.

Selain mendatangkan penghematan, gas bumi yang di pasok PGN mengalir terus selama 24 jam, sehingga tidak ada kekhawatiran kehabisan bahan bakar saat memasak atau repot angkut-angkut tabung LPG.

“Jam operasional memasak di dapur mulai jam 4 pagi sampai jam 5 sore, nggak berhenti. Ada 15 kompor dan 3 tungku, tiap hari kami masak,” ujar Nur.
(Muspri-sisidunia.com)