sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Aa Gym Dikabarkan Ikut Demo Ahok Pada 4 November Mendatang

Aa Gym Dikabarkan Ikut Demo Ahok Pada 4 November Mendatang



Jakarta – Gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam akan kembali turun ke jalan memprotes ucapan calon gubernur petahana Basuki T Purnama. Ucapan Ahok dengan mengutip Surah Al Maidah dianggap telah menistakan agama.

Aa Gym Dikabarkan Ikut Demo Ahok Pada 4 November Mendatang

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar akan ambil bagian dalam aksi 4 November nanti. Dia mendorong agar aksi berjalan damai dan disampaikan sesuai aturan berlaku.

“Insya Allah Aa akan ikut bergabung pada 4 November. Mudah-mudahan ini jadi amal soleh kita semua. Mudah-mudahan aksi damai yang konstitusional diperhatikan para pemegang amanat,” ujar Aa Gym dikutip dalam akun facebooknya, Minggu (30/10).

“Luruskan niat, kita tidak buat kerusakan, keburukan kecuali berbuat amar ma’ruf nahi munkar dan kuatkan tekad dengan tetap menjaga akhlakul karimah,” pesan Aa Gym.

Menurut Aa Gym, ketika dirinya ke daerah-daerah banyak sekali umat Islam bertanya soal kasus ini. Untuk itu dia mendorong agar penegak hukum sungguh-sungguh menyelesaikan ini dengan seadil-adilnya.

“Jikalau terkesan lambat dan mengulur maka inilah yang membuat umat Islam akan semakin kecewa,” tegas Aa Gym.

Aa Gym mengatakan, Ahok datang menemui Presiden Jokowi sebelum menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Karena itu, dia menyebut Jokowi pasti tahu betul seperti apa permasalahan ini.

Menurut Aa Gym, dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait ucapannya soal Surat Al Maidah ayat 51 bukanlah perkara sederhana. Karena itu, aparat harus menyikapinya dengan serius.

“Semoga Pak Jokowi serius memandang permasalahan ini. Karena bagi umat Islam yang menyadari kemuliaan Alquran, kehormatan para ulama, benar-benar menganggap hal ini hal yang serius. Kekurangseriusan akan berdampak luas dan panjang,” jelasnya.
(Muspri-sisidunia.com)