sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Otomotif » Hasil Karya Anak Bangsa Mulai Dilirik Dunia Khususnya Rusia dan Amerika

Hasil Karya Anak Bangsa Mulai Dilirik Dunia Khususnya Rusia dan Amerika



Surabaya – Sepeda motor bertenaga listrik buatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang diberi nama Gesits mulai dilirik dunia. Salah satu negara yang meminati Gesits adalah Rusia.

Hasil Karya Anak Bangsa Mulai Dilirik Dunia Khususnya Rusia dan Amerika

Nama Gesits sendiri bukan sebuah nama orang ataupun nama dari sebuah perusahaan. Nama Gesits merupakan singkatan dari “Garansindo Electric Scooter ITS”. Motor ini kabarnya akan diproduksi pada tahun 2017, dan sudah melewati serangkaian proses pengembangan sejak tahun 2015.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia, M Wahid Supriyadi, mengatakan bahwa sejak beberapa waktu lalu Rusia memang ingin bekerja sama dengan Indonesia, khususnya Surabaya. Sebab Surabaya memiliki banyak potensi.

“Salah satu potensinya adalah di bidang pendidikan, termasuk motor listrik Gesits, yang dibuat oleh ITS,” kata Wahid saat mengunjungi kampus ITS pada Selasa, 18 Oktober 2016.

Menurutnya, Gesits memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan motor lain, di antaranya, sisi keramahan lingkungan serta penggunaan energi yang terbilang irit.

Alasan lain, Rusia ingin mewujudkan mimpinya membentuk kota kembar Vladivostok-Surabaya. Wahid mengungkapkan, Rusia menganggap Surabaya memiliki banyak kesamaan karakter dengan Vladivostok.

“Keduanya sama-sama kota pelabuhan, dan memiliki perkembangan teknologi yang sangat pesat,” kata Wahid. Dia berharap akan semakin banyak peluang Indonesia, terutama Surabaya, untuk bekerja sama dengan Rusia.

Tak hanya Rusia, kabar soal motor listrik nasional yang dikembangkan ITS-Garansindo ternyata menarik perhatian Amerika Serikat. Perwakilan Amerika di Indonesia melalui Wakil Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Brian McFeeters dan Konsul Jenderal Heather C. Variava mengunjungi ITS dan menyempatkan diri melihat Gesits. Keduanya lalu berpose dengan Rektor ITS Joni Hermana.
(Muspri-sisidunia.com)