Home » News » Sekjen FPI Pastikan Tidak Ada Unsur Uang Dalam Penggalangan Massa

Sekjen FPI Pastikan Tidak Ada Unsur Uang Dalam Penggalangan Massa



Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) menampik tuduhan telah menggunakan uang untuk menggerakkan massa agar turut berunjukrasa menuntut polisi memproses hukum kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sekjen FPI Pastikan Tidak Ada Unsur Uang Dalam Penggalangan Massa

Sekjen DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin mengklaim pihaknya tidak pernah menggunakan uang untuk menggerakkan massa turun ke jalan.

“Tuduhan adanya uang untuk mobilisasi massa adalah salah satu bentuk penggembosan FPI. Kami tegaskan berkali-kali, demo kemarin (14 Oktober 2016) tidak ada unsur uang satu rupiah pun,” kata Novel melalui sambungan telepon, Jumat (28/10/2016) petang.

Novel mengatakan, FPI dan ormas lain ikhlas turun ke jalan untuk membela agama, bukan karena iming-iming uang.

“FPI bersama umat, masyarakat dan ulama mana pun tidak ada urusan dengan uang. Artinya ketika kami turun ke jalan dengan ikhlas dari hati. Kami ingin membela agama kami, itu saja,” kata dia.

Ia menambahkan, “Ini reaksi kami atas sebuah penghinaan, saya rasa di mana pun kalau Alquran dihina, umat akan turun.”

Novel menyatakan, akan menelusuri pihak-pihak yang menyebarkan fitnah melalui media sosial yang menyatakan FPI menggunakan uang untuk menggerakkan massa.

“Kami sedang telusuri, kami akan minta pertanggungjawabannya. Ada curiga ke pihak tertentu, tapi kami tidak boleh menuduh. Kami perlu memeriksa kebenarannya,” pungkas Novel. (Hendy – sisidunia.com)