Home » News » Anies Minta Warga Tak Pilih Pemimpin Yang Belum Berpengalaman

Anies Minta Warga Tak Pilih Pemimpin Yang Belum Berpengalaman



Jakarta – Kampanye antar calon di Pilgub DKI 2017 kian menarik saja. Terlebih, para calon tak lagi malu-malu untuk saling sindir demi untuk meraih simpati warga Jakarta.

Anies Minta Warga Tak Pilih Pemimpin Yang Belum Berpengalaman

Calon petahana Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat selalu menggaungkan untuk pilih pemimpin yang sudah teruji. Namun gaung ini ditanggapi santai oleh Anies Baswedan.

Baca juga : Foto Bareng Warga Tebet, Anies Tak Acungkan 3 Jari

Anies mengibaratkan memilih pemimpin seperti memilih sopir. Menurut dia, ingin pilih sopir lama dengan rute lama atau pilih sopir baru dengan rute baru.

“Memilih pemimpin seperti milih sopir mobil, milih sopir lama rute sama atau milih sopir lain tapi rutenya lain, sama-sama bisa nyetir juga toh jangan dianggap berpengalaman rutenya harus sama,” kata Anies di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/10).

Dalam pengibaratannya ini, Anies malah menyindir Agus Yudhoyono. Menurut dia, lebih baik memilih pemimpin yang sudah berpengalaman meskipun berbeda ‘mobil’. Namun jangan sampai, memilih sopir yang justru tidak bisa nyetir. Belum punya pengalaman menjadi sopir.

Diketahui, Ahok sudah punya pengalaman di pemerintahan, ia pernah menjadi bupati Belitung Timur dan wagub DKI, bahkan anggota DPR. Sementara Anies Baswedan pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selama dua tahun. Akan tetapi Agus, baru pertama kali terjun ke politik, sebelumnya menjadi prajurit TNI.

“Anda sudah nyetir mobil tapi rutenya beda, jalannya beda, tapi bisa nyetir. Ketika dikasih mobil baru rute baru pasti bisa. Tapi yang tidak boleh itu kalau belum pernah nyetir mobil, itu salah iya dong,” kata Anies sembari tersenyum.

“Berpengalaman nyetir itu nggak harus rute yang sama, kendaraan yang sama. Kendaraan boleh ganti, rute boleh ganti, tapi bisa nyetir, itu betul. Jadi berpengalaman kalau belum pernah nyetir di situ masalah,” pungkasnya. (bens – sisidunia.com)