Home » News » Begini Cara Ahok Latih Juru Bicaranya Jelang Kampanye

Begini Cara Ahok Latih Juru Bicaranya Jelang Kampanye



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah memberikan pelatihan kepada para juru bicara kampanye jelang Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017.

Begini Cara Ahok Latih Juru Bicaranya Jelang Kampanye

Ahok memiliki 15 juru bicara, di antaranya Ahmad Basarah, Komaruddin Watubun, Eriko Sutarduga, Sarifuddin Sudding, Miryam Yani, Very Yonnevil, Donny Tjahja Rimbawan, Taufik Basari, Bestari Barus, Sophia Latjuba, Ansy Lema, Raja Juli Antoni, Nevi Ervina. Ruhut Sitompul, dan Jerry Sambuaga.

“Jubir sudah dilatih. Mereka sudah belajar semua bahan, yang mungkin akan ditanya. Jubir yang dikirim partai ini, pintar-pintar semua,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

Ahok menyatakan, para juru bicara memiliki group di aplikasi WhatsApp.

Pada aplikasi itu, Ahok kerap melihat antar para juru bicara saling berdiskusi.
Terutama, bila ada undangan dari media massa.

“Mereka akan bahas siapa yang akan berangkat. Bagus juga. Sophia oke, kalau wawancara dia juga oke,” ucap Ahok.

Ahok menyarankan kepada para juru bicaranya agar aktif memberikan pertanyaan kepadanya.

Sebab, setiap juru bicara diwajibkan untuk mengetahui segala sesuatu tentang Ahok-Djarot, serta perkembangan pembangunan Jakarta.

Ahok mengibaratkan para juru bicara laiknya penjual mobil.

“Saya kan’ kayak produk yang kamu jual. Kamu jualan mobil Innova, gitu ya. Kalau ada yang bilang, ‘ah, Innova enggak bagus ah. Ertiga, atau Suzuki’. Terus kamu dalam hati, iya juga ya Ertiga lebih oke. Kan konyol gitu lho,” kata Ahok.

Ahok mengaku sudah menanyakan mengenai keraguan para juru bicara.

Bahkan dia meminta para juru bicara mendengar keluhan dari orang-orang sekitar mereka mengenai kepemimpinan Ahok di Ibu Kota.

“Mereka pasti pernah denger teman-temannya ragu, keluarganya ragu, atau pernah membaca tuduhan atau fitnah yang meragukan tentang saya, dan kamu enggak bisa jawab toh. Nah itu sudah kita lewatin proses itu,” kata Ahok.

“Saya mah terbuka. Tanya apa saja juga boleh kok. Saya ketemu orang mana pernah sih diatur-atur soal pertanyaan. Mana pernah doorstop kita atur kalian,” kata Ahok. (Hendy – sisidunia.com)