sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Minta Penggantinya Tetap Unggah Rapat Pemprov DKI Ke Youtube

Ahok Minta Penggantinya Tetap Unggah Rapat Pemprov DKI Ke Youtube



Jakarta – Sebelum cuti kampanye, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak memiliki pesan khusus untuk Pelaksana Tugas (Plt). Ahok hanya membuat peraturan semua rapat Pemprov DKI Jakarta harus diunggah ke Youtube.

Ahok Minta Penggantinya Tetap Unggah Rapat Pemprov DKI Ke Youtube

Kecuali Plt mengatakan rapat-rapat tersebut tidak mau diupload ke Youtube. “Berarti kita langsung curiga, ada apa ini, ya kan, kalau sampai curiga ada apa, waktu saya pulang, langsung saya periksa semua, jangan sampai izin yang lama muncul lagi, atau apa misal kayak gitu lho. Saya kira enggak, Plt dia harus kirim profesional. Kalau enggak malu dong Mendagri,” kata Ahok di Balai Kota, Rabu (26/10).

Baca juga : Bertemu Penggantinya, Ahok Ucapkan Selamat Pada Soni Sumarsono

Menurut Ahok, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan saat ini Plt berkuasa seperti gubernur. “Jadi Plt seperti Pjs (pejabat sementara) jadi sekarang pakai Bahasa Indonesia kita bingung nih. Plt sama pejabat sementara sama enggak? Kalau dulu namanya Pjs kalau enggak ada gubernur dan wagub, maksudnya dia berhenti atau keburu meninggal, atau ditangkap itu dinamakan Pjs. Nah (kalau) sekarang Plt dinaikkan sejajar dengan Pjs, kalau gitu nanti enggak usah pake Pjs lagi dong,” kata Ahok.

Ahok mengatakan, bingung dengan status Rano Karno. Sebab, Rano Karno saat ini sedang menjadi Plt dan berstatus sama dengannya.

“Dia akan sama seperti saya, cuti. Tapi masa jabatannya akan berakhir di Februari. Akhir Februari kan belum pelantikan baru pemilihan, kalau di Banten memang enggak ada dua putaran. Plt-nya berubah jadi Pjs apa bukan? karena kalau secara tata negara, begitu si Rano Karno berhenti masa jabatannya itu namanya Pjs. Nah Pjs boleh apa saja seperti gubernur, bukan Plt,” ujarnya. (bens – sisidunia.com)