Home » News » Dari Penyelidikan Ke Penyidikan, Ahok Diperiksa Ulang Oleh Bareskrim

Dari Penyelidikan Ke Penyidikan, Ahok Diperiksa Ulang Oleh Bareskrim



Jakarta – Bareskrim Polri akan kembali memeriksa Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok setelah kasus dugaan penistaan agama naik dari penyelidikan ke penyidikan.

Dari Penyelidikan Ke Penyidikan, Ahok Diperiksa Ulang Oleh Bareskrim

“Kita lihat perkembangan penyelidikan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Agus Andrianto, Senin (24/10/2016).

Menurutnya tidak perlu ijin Presiden Joko Widodo untuk memeriksa Ahok kembali. Selain itu, Agus mengatakan proses hukum tidak akan mengganggu Pilkada 2017.

Agus mengatakan, proses penegakan hukum dengan proses politik yang tengah berlangsung tidak bisa dicampuradukkan.

“Proses akan berjalan. Mekanismenya diikutin dulu. Makanya beliau (Ahok) tadi bilang, silakan rekan-rekan (polisi) punya biro hukum, buat kajiannya 156a seperti apa pasalnya,” kata Agus.

Agus menambahkan dalam proses penyelidikan, penyidik akan meminta keterangan ahli baik pidana, agama dan bahasa. Mengenai pemeriksaan terhadap Ahok tadi, dirinya enggan membeberkan. “Itu materi penyidikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi Bareskrim Polri terkait laporan dugaan penistaan agama. Ahok mengatakan, kedatangannya ke Bareskrim atas inisiatif sendiri.

“Saya datang supaya klarifikasi, karena kepolisian lagi dilaporin, penyelidikan biar punya bahan. Saya datang (inisiatif) sendiri,” ujar Ahok di Gedung Bareskrim, Jakarta Pusat.

Menurut Ahok, dia perlu mengklarifikasi tuduhan penistaan agama yang ditujukan kepadanya. Ahok menegaskan tidak ada niat menghina ulama, apalagi menghina Alquran.

“Tuduhan macam-macam, saya klarifikasi tidak benar saya menyinggung ulama. Saya juga tidak mungkin menista Alquran karena saya percaya, tentu percaya sama kitab sucinya,” kata Ahok.
(Muspri-sisidunia.com)