sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Relawan RT/RW Mengaku Bekerja Bukan Untuk Ahok

Relawan RT/RW Mengaku Bekerja Bukan Untuk Ahok



Jakarta – Sebanyak lima kelompok relawan di Jakarta Utara mendeklarasikan diri untuk mendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, Minggu (23/10/2016).

Relawan RT/RW Mengaku Bekerja Bukan Untuk Ahok

Kelompok relawan itu adalah relawan Pancasila, North Jakarta, RT/RW Jakarta Utara, Jaringan Santri Progresif, dan Wong Kito Jakarta Utara.

Salah satu perwakilan relawan RT/RW Jakarta Utara, Thoriq, mengungkapkan komitmennya untuk memenangkan pasangan Agus-Sylviana pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia juga menekankan, meski para relawan adalah pengurus RT dan RW, bukan berarti otomatis mendukung calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

“Kami yakin Agus bisa bawa perubahan untuk Jakarta. Kami, pengurus RT/RW ini, akan setia mendukung pasangan Agus-Sylvi, karena kami bekerja untuk Pemprov DKI, bukan untuk Ahok (sapaan Basuki),” kata perwakilan relawan RT/RW Jakarta Utara, Thoriq, saat menyampaikan sambutannya di halaman Stadion Tugu, Jakarta Utara.

Thoriq juga menyerukan, pihaknya siap untuk memenangkan pasangan Agus-Sylviana dalam satu putaran pilkada. Pernyataan itu disambut seruan massa yang menyoraki nama Agus di lokasi tersebut.

Secara terpisah, Agus mengaku senang karena merasa disambut dengan hangat oleh para relawan pendukungnya. Padahal, kedatangannya di acara deklarasi relawan itu telat satu jam dari jadwal dan banyak relawan yang sudah basah kuyup diguyur hujan deras di sana.

“Jakarta Utara ini banyak masyarakatnya yang terpinggirkan, termarjinalkan. Tentu saya akan memberi perhatian lebih. Tetapi, bukan berarti saya cuma memperhatikan Jakarta Utara, tetapi juga ke tempat-tempat lain di Jakarta,” tutur Agus. (Hendy – sisidunia.com)