Home » News » Bintang Panas Ini Mengaku Pernah Diajak Kencan Oleh Donald Trump

Bintang Panas Ini Mengaku Pernah Diajak Kencan Oleh Donald Trump



New York – Muncul lagi seorang wanita yang mengaku pernah menjalani hubungan dengan calon presiden AS Donald Trump muncul ke hadapan publik.

Bintang Panas Ini Mengaku Pernah Diajak Kencan Oleh Donald Trump

Wanita itu adalah bintang film porno, Jessica Drake, yang mengklaim pernah ditawari Trump uang sebesar 10.000 dolar AS atau sekitar Rp 130 juta.

Baca juga : Patung Bugil Donald Trump Dilelang Untuk Imigran

Tak hanya itu, Trump juga menawarkan akses ke dalam jet pribadinya dan ke kamar penthouse di sebuah hotel menyusul sebuah turnamen golf pada 2006.

Jessica, membuka kisah lamanya itu dalam sebuah jumpa pers bersama kuasa hukumnya, Gloria Allred pada Sabtu (22/10). “Saya berjumpa dengan Trump dalam sebuah turnamen golf di Danau Tahoe, California, setahun setelah pengusaha itu menikahi Melania,” ucap Jessica

Trump mengundangnya datang ke kamar mewahnya setelah turnamen itu. Jessica memenuhi undangan Trump itu dan pergi bersama teman-teman perempuannya. “Saat mereka tiba di kamar Trump, pria itu langsung memeluk dan mencium Jessica dan teman-temannya,” ujarnya.

Setelah beberapa saat berada di ruangan Donald Trump, Jessica dan teman-temannya pergi. Tak lama kemudian, seorang anak buah Trump menelepon Jessica dan mengundangnya untuk kembali datang, kali ini sendirian. “Apa yang kamu mau? Berapa?” beber Jessica.

“Saya menolak undangannya, saat itu dia menawarkan uang sebesar 10.000 dolar,” kenang Jessica.

Sementara itu, tim kampanye Donald Trump membantah terkait pernyataan Jessica dan mengada-ada. “Tuan Trump tak mengenal perempuan ini, tidak ingat perempuan ini dan tak memiliki kepentingan apapun untuk mengenal dia,” demikian pernyataan resmi tim kampanye Donald Trump.

Tim kampanye Trump menyebutkan, ini hanyalah upaya lain yang dilalukan tim kampanye (Hillary) Clinton untuk mempermalukan kandidat yang hari ini memimpin di tiga jajak pendapat. “Siapapun yang mampu menyewa penjahat untuk memicu kekerasan dalam sebuah kampanye, yang videonya baru dirilis, akan berbuat apapun. Ini adalah upaya Clinton untuk mengendalikan pemilu,” jelasnya.

Diketahui, Jessica Drake adalah perempuan ke-11 yang menuding perilaku tak wajar Donald Trump. Dua perempuan lain mengklaim hal serupa juga diwakili oleh Gloria Allred. (bens – sisidunia.com)