Home » News » Makan Bareng Warga, Sandiaga Uno Tak Mau Cicipi Jengkol

Makan Bareng Warga, Sandiaga Uno Tak Mau Cicipi Jengkol



Jakarta – Bakal wakil calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, blusukan ke permukiman warga di kawasan Simprug, Grogol Selatan, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/10/2016).

Makan Bareng Warga, Sandiaga Uno Tak Mau Cicipi Jengkol

Lokasi tersebut, merupakan permukiman warga yang sempat mengalami bencana kebakaran pada 3 Juli 2016 lalu.

Uno tampak mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih yang dipadukan oleh celana bahan berwarna cokelat. Tak lupa Sandi juga mengenakan kacamata sebagai ciri khasnya.

Setelah turun dari mobilnya, Sandi memutuskan untuk berjalan kaki dari parkiran menuju lokasi acara.

Kesempatan itu dimanfaatkan Sandi untuk menyalami warga satu per satu. Kurang lebih sepanjang 100 meter, warga berjejer untuk bergantian menyalami Sandi.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak turut serta berbaris untuk menyalami Sandi. Selain bersalaman, warga juga mengangkat tangannya ke atas.

Sandi tak lupa meneriakkan “salam bersama” yang merupakan logo pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Setelah sampai ke lokasi acara, Sandiaga langsung dikerubungi oleh warga. Warga berebut untuk berfoto dengan Sandi.

Seusai acara berfoto bersama, Sandi memberikan sambutan kepada warga. Dalam sambutannya, Sandi mengatakan kepada warga bahwa dirinya tidak dikawal saat datang ke acara ini.

Ia menyindir gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kerap dikawal ratusan personel kepolisian saat dirinya menghadiri sebuah acara.

“Lihat Bu, saya ke sini tanpa dikawal. Pemimpin harusnya begitu, tanpa harus ada pengawalan biar warganya merasa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Sandi dalam sambutannya.

Sandi juga berjanji, jika dirinya terpilih akan meningkatkan kesejahteraan warga. Ia mengatakan dalam kepemimpinannya nanti, akan mengedepankan berdialog dengan warga jika ada permasalahan antara Pemprov DKI Jakarta dengan warga.

Selain itu, ia juga mengatakan akan berusaha menstabilkan harga bahan pokok yang menurut dia sekarang ini harganya tidak stabil.

Bagi para kaum muda, Sandi mengatakan, akan memberikan pelatihan dan peminjaman modal usaha.

Hal itu agar warga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri tanpa mengharapkan bantuan pekerjaan dari orang lain.

Seusai sambutan, Sandi dipersilakan oleh warga untuk mencicipi makanan yang telah disediakan.

Adapun menu-menu makanan yang disediakan warga adalah, nasi putih, ikan asin, ikan pepes, sayur asam, sambal, jengkol, tahu, tempe dan lalapan.

Sandi pun bersedia menerima ajakan warga untuk makan. Ia memilih menu nasi putih, ikan asin, tempe, sayur asam dan sambal.

Melihat Sandi yang tak mengambil jengkol, salah satu warga bernama Susi pun langsung menanyakan kepada Sandi.

“Pak kok jengkolnya enggak diambil sih? Enak loh masakan saya,” ujar Susi.

“Mohon maaf, Bu, saya tidak suka jengkol. Istri saya yang suka jengkol,” jawab Sandi sambil tertawa.

Sandi mengaku belum pernah memakan jengkol. Sebab, sejak kecil dirinya selalu ditakut-takuti bau jengkol oleh keluarganya.

“Saya belum pernah cicipi, cium baunya aja belum pernah. Dari dulu ditakut-takuti terus, katanya bau jengkol enggak enak he-he-he,” ucapnya.

Sandiaga Uno akan maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendampingi bakal calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Pasangan Anies-Sandiaga diusung dua partai politik, yakni Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Hendy – sisidunia.com)