sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Ban Tubeless Anda Bocor Dijalan ? Atasi Dengan Cara Sederhana Ini

Ban Tubeless Anda Bocor Dijalan ? Atasi Dengan Cara Sederhana Ini



Jakarta – Kebanyakan orang menggunakan ban tubeless dibanding ban with tube atau ban dengan ban dalam karena kelebihannya yang tak langsung kempes jika terkena paku.

Ban Tubeless Anda Bocor Dijalan ? Atasi Dengan Cara Sederhana Ini

Ban tubeless sangat cocok dipakai di perkotaan dengan kondisi jalan yang mulus. Untuk bermanuver atau menikung, ban ini lebih memiliki daya cengkeram dan stabil pada kecepatan tinggi.

Baca juga : Demi Bahagiakan Pacar, Pria Ini Ciptakan Berlian Dari Botol Bekas

Meski begitu, tetap saja pemilik kendaraan yang menggunakan ban tubeless harus membawa kendaraannya ke bengkel untuk dilakukan tindakan. Masalahnya, tak semua bengkel bisa menangani ban tubeless hingga kita harus mencari bengkel yang bisa.

Seorang mekanik memberikan tipsnya untuk mengatasi ban tubeless yang terkenal paku. Tips ini cocok banget buat kamu coba saat ban tubeless kamu terkena paku.

Berikut 11 langkah yang kamu lakukan saat ban tubeless kamu terkena paku :

  1. Jangan panik jika ban tubelessmu tertusuk paku.
  2. Ini wujud ban tubeless yang tertusuk paku.
  3. Cabut dulu pakunya.
  4. Siapkan lem Dextone atau yang sejenisnya.
  5. Masukkan lem ke dalam lubang bekas paku tadi dengan memasukkan ujung botol lem ke dalam lubang.
  6. Kemudian pencet sedikit, pastikan lem bisa masuk ke dalam lubangnya.
  7. Siapkan sebatang lidi korek api atau yang sejenisnya. Gunanya untuk memperkecil lubang bekas paku tadi.
  8. Tuangkan sedikit lem secara merata ke permukaan lidi tersebut.
  9. Karena lem ini mudah sekali kering, maka secepatnya masukkan lidi tersebut ke dalam lubang bekas paku, masukkan sekitar setengahnya saja.
  10. Kemudian setelah agak kering, sekitar 20 menit, potong sisa lidi yang menancap.
  11. Setelah 15 menit, pompa ban tersebut secukupnya.

Ban tubeless siap dipakai lagi deh. Selamat mencoba tips yahud ini. (bens – sisidunia.com)

One comment

  1. benny f malonda

    Komentar ttg manado merupakan gudangnya wanita cantik. Menurut saya pernyataan itu subyektif individual bukan secara sains yang dirriset dengan profesional. Yang pantas memberi komentar tentang tubuh manusia secara kesukubangsaan/bangsa dan ras adalah ahli antropologi. Pertama, soal wanita “cantik” adalah ada konteks relativisme. Contohnya orang Eropa yang datang ke indonesia khususnya manadio dewasa ini, mereka tidak tertarik dengan wanita “minahasa” tapi justru mereka tertarik dan kawin dengan wanita-wanita berkulit sawo sangat matang hampir hitam; dan maaf ada yang bekerja sebagai house keeper. Jadi dalam konteks budaya relativisme ini tidak ada penonjolan wanita Minahasa yang paling cantik. Kedua, benar orang mInahasa keturunan dari daratan Asia khususnya Cina Selatan (ada penjelasan ahli nenek moyang Indonesia dari Cina tersebut datang lewat Indo Cina-Malaysia dan sampai ke Indonesia, serta yang lain datang lewat Jepang-Filipina dan sampai di |Indonesaia. Bukti fisik historis ini sama dengan orang Dayak Kalimantan, orang Nias, Sumatra selatan. Persoalan kawin mawin antara pendatang dan penduduk yang mendiami lebih dahulu di Indonesia melahirkan secara prosesual hampir duaribuan tahun keturunan Indonesia sekarang. Ketiga, memang orang Minahasa di SULUT mayoritas berkulit kuning sama dengan orang Cina. Bedanya hanya dibentuk oleh kegiatann/aktivitas apakah di luar dan di dalam rumah. Siapa yang banyak bekerja dalam rumah/gedung akan memiliki kulit kuning sekali. Dan ada penjelasan tambahan yaitu kondisi ekonomi orang akan turut menentukan kondisi kulit kuning dan lebih kuning sekali. Saya pernah ke Cina, dan buktinya penduduk yang kerjanya petani hampit 50 % yang diamati berkulit sawo matang.
    Keempat, persoalan tambahan bahwa banyak wanita manado/minahasa cantik itu dipengaruhi proses sosial banyak wanita Manado populer sejak jaman menuju ke kemerdekaan, dan berbagai penonjolan sosial-psikologis yang memberi IMPRESI orang manado cantik-cantik. Kelima, yang jelas tiap suku bangsa dari Sabang sampai Merouke “pasti” punya wanita-wanita cantiknya. Terima kasih. bfm