Home » Otomotif » Royal Enfield ‘Dikandangkan’ Polisi Karena Sangat Berisik

Royal Enfield ‘Dikandangkan’ Polisi Karena Sangat Berisik



New Delhi – Royal Enfield terkenal sebagai merek motor gede berdesain klasik. Sebagai motor dengan mesin berkapasitas besar, tidak heran suara knalpot motor Royal Enfield cukup gahar.

Royal Enfield 'Dikandangkan' Polisi Karena Sangat Berisik

Rupanya, suara knalpot standar Royal Enfield masih tidak memuaskan bagi pemiliknya. Seorang pemotor bernama Dhananjay Patil di India bahkan mengganti dengan produk aftermarket.

Dikutip Motoroids, knalpot yang dianggap ‘murahan’ ini memang mengganggu orang-orang di sekitar saat motor itu melintas. Ulah Patil ini berujung masalah, ia harus berurusan dengan pihak berwajib karena motornya menurut polisi menghasilkan suara yang bising.

Pejabat polisi dari distrik Maharashtra, India mengklaim suara knalpot Royal Enfield milik anak dari pengusaha di Jalgaon tersebut terdengar lima kilometer jauhnya. Suara knalpot yang bising tadi oleh petugas dinilai mirip letusan senjata api.

Patil pun menerima kesalahannya dan meminta maaf telah menyebabkan gangguan kepada warga sekitar. Ia didakwa melakukan pelanggaran undang-undang lalu lintas. Ia tidak bisa pergi begitu saja, karena motornya ditahan sampai ia memasang kembali knalpot aslinya. Selain motornya ditahan polisi, Patil juga harus membayar denda sebesar 1.000 Rupee atau sekira Rp 195 ribu.

Pemerintah negara bagian India, Karala, itu sendiri juga melarang pengunaan motor modifikasi. Pengadilan tinggi setempat memberikan wewenang kepada kepolisian untuk menindak bikers yang menggunakan motor modifikasi.

Dikutip dari motorbeam, motor yang menggunakan setang model pendek, knalpot bising, penggunaan jok tanpa pegangan belakang, dan mengganti lampu utama dapat dikatakan ilegal. Sepeda motor yang tidak menggunakan spakbor juga dilarang melintas karena bisa memercikan kotoran ke pengendara dan orang-orang terdekat.
(Muspri-sisidunia.com)