sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pemeriksaan Ahok di Bareskrim Tak Menghambat Pencalonan di Pilgub DKI 2017

Pemeriksaan Ahok di Bareskrim Tak Menghambat Pencalonan di Pilgub DKI 2017



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) direncanakan menjadi target selanjutnya untuk memberikan keterangan tentang ujaran surah al-Maidah 51 yang pernah dilontarkannya. Namun belum dapat dipastikan kapan pemanggilan tersebut akan dilakukan polisi.

Pemeriksaan Ahok di Bareskrim Tak Menghambat Pencalonan di Pilgub DKI 2017

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto mengatakan, pemeriksaan dan klarifikasi kepada Ahok akan dilakukan. Hal ini tercetus setelah Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto, mengatakan akan memanggil Ahok.

Baca juga : Polemik Surat Al Maidah, Politisi PAN Sayangkan Sikap Ahok Yang Tak Mau Minta Maaf

“Kan yang kemarin ngomong Pak Kaba, Pak Kaba sudah menyampaikan, kalau pada waktunya apa yang disampaikan Pak Kaba akan kita laksanakan,” ujar Andrianto saat dihubungi di Jakarta, Kamis (20/10).

Andrianto mengaku belum dapat memastikan saat ditanya kapan rencana tersebut dapat direalisasikan. Hal yang pasti, kata dia, akan dilakukan persiapan untuk pemanggilan itu. “Pada saatnya juga akan kita laksanakan itu. Belum, kita siapkan saja dan proses perizinannya akan kita buat,” ujar dia.

Dugaan kasus penghinaan terhadap ayat Alquran ini dipastikan akan terus dilanjutkan oleh Bareskrim Polri, meski Ahok mencalonkan diri jadi Gubernur DKI pada pemilihan gubernur 2017 mendatang. “Ya (berlanjut), wong kalau ini berjalan juga tidak menghambat beliau (Ahok),” ujar Andrianto.

Menurut Andrianto, jika kasus tersebut telah sampai pada putusan, maka masih banyak proses hukum yang bisa dilalui seperti banding dan kasasi. “Misalnya sampai putusan ada banding, ada kasasi, nunggu inkrahnya panjang, jadi tidak akan menghambat beliau, proses inkrahnya kan panjang,” katanya. (bens – sisidunia.com)