sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Jessica Tuding Suami Mirna Sempat Berkomunikasi Dengan Barista Cafe

Jessica Tuding Suami Mirna Sempat Berkomunikasi Dengan Barista Cafe



Jakarta – Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, menerima informasi suami Mirna, Arief Soemarko, memberikan kantong plastik kepada barista Cafe Olivier, Rangga Dwi Saputra.

Jessica Tuding Suami Mirna Sempat Berkomunikasi Dengan Barista Cafe

 

Ini diungkap di persidangan beragenda pembacaan duplik di sidang kasus pembunuhan Mirna di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

Baca juga : Bantahan Jessica Atas Dugaan Ruang Tahanan Berfasilitas Mewah

“Saya mendapat informasi dari seorang penasihat hukum saya, Pak Hidayat Bostam bilang kalau ada orang bernama Amir melihat Arief memberikan bungkusan hitam kepada Rangga di parkiran Sarinah sehari sebelum Mirna meninggal,” ujar Jessica di PN Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).
Sementara itu, penasihat hukum Jessica, Hidayat Boestam, mengaku pernah bertemu dengan Amir pada Selasa (18/10/2016).

Di kesempatan itu, Amir menceritakan bahwa dirinya melihat Arief memberi bungkusan kepada Rangga pada Selasa (5/1/2016) atau satu hari sebelum Mirna tewas.

Kemudian, Hidayat Boestam membacakan transkrip percakapan dengan Amir yang telah direkam.
“Besoknya setelah saya melihat, ada kejadian di Cafe Olivier, lalu saya tak menyangka itu. Itu saya lihat mobil berwarna silver,” ujar Boestam membacakan ucapan Amir di transkrip wawancara tersebut.

Sedangkan dia tak melihat wajah Arief karena suami Mirna itu membelakangi saat dia melihat pertemuan itu.

“Saya melihat di televisi kejadian di Cafe Olivier. Saya tak lupa. Kan baru kejadiannya kemarin. Saya melihat 5 Januari,” kata Boestam melanjutkan membaca transkrip percakapan.
Setelah kejadian itu, Amir mengikuti jalannya kasus pembunuhan Mirna.

Dia meyakini Rangga menaruh racun ke dalam es Kopi Vietnam yang diminum Mirna di Cafe Olivier.
Amir mengaku siap menjadi saksi untuk mengungkap kasus itu.

Setelah Boestam membaca transkip percakapan itu, Otto Hasibuan, ketua tim penasihat hukum Jessica menyerahkan rekaman percakapan kepada majelis hakim.

Di beberapa persidangan sebelumnya, Rangga pernah dihadirkan oleh JPU sebagai saksi. Rangga mengaku pernah didatangi seseorang yang menuduhkan menerima uang Rp 140 juta dari Arief.

Selain dalam persidangan, Rangga juga menjelaskan hal tersebut saat diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Keterangan tercantum di berita acara pemeriksaan (BAP). (bens – sisidunia.com)