Home » Hiburan » Dinilai Terlalu Vulgar, Nikita Mirzani Terancam Dijerat Hukuman 6 Tahun

Dinilai Terlalu Vulgar, Nikita Mirzani Terancam Dijerat Hukuman 6 Tahun



Jakarta – Artis seksi Nikita Mirzani kembali membuat sensasi. Kali ini, dia mengunggah video dirinya sedang mandi di akun YouTube pribadinya. Akibat perbuatannya itu, dia bisa terjerat UU Pornografi. Video yang diberi nama “Mandi Kucing berdurasi 4 menit 23 detik tersebut diposting pada Kamis (13/10) lalu.

Dinilai Terlalu Vulgar, Nikita Mirzani Terancam Dijerat Hukuman 6 Tahun

Adegan mandi Nikita dalam video tersebut ditampilkan dengan gerakan slow motion. Nikita yang terlihat membelakangi kamera tampak membuka tanktopnya, dan berbagai tato terlihat. Meski begitu, sebagian payudaranya terlihat. Video “Mandi Kucing” ini menjadi perbincangan netizen. Sedikitnya 209.726 pengguna YouTube melihat, 216 memberi likes dan 429 dislikes.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Noor Iza berjanji akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Tim kami akan melakukan penelitian dan berkoordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait,” kata Noor Iza.

Adapun kementerian dan lembaga terkait yang dimaksudnya adalah Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungagn Anak Indonesia (KPAI). Noor memastikan, pihaknya akan mengkaji apakah Nikita melanggar UU Pornografi atau tidak.

“Di UU Pornografi akan ada definisinya. Di situ tidak harus menampilkan bagian intim, tapi secara nuansa saja bisa masuk dalam UU Pornografi. Aktivitasnya masuk dalam area pornografi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Noor, pihaknya juga berencana memanggil Nikita Mirzani. “Kami ingin tahu apa motif dia mengunggah video tersebut,” tuturnya.

Diakuinya, video tersebut dikhawatirkan memberi dampak negatif, dan bisa ditiru oleh para remaja. “Karena itu, harus segera ditangani. Kalau tidak, akan berbahaya,” tegas Noor.

Sementara itu, Ketua KPAI Asrorun Niam berpendapat, video “Mandi Kucing” yang diunggah Nikita masuk dalam kategori UU Pornografi dan UU ITE.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihahk terkait, termasuk kepolisian,” tegas Asrorun.

Dijelaskannya, yang masuk dalam UU Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animiasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

Terlepas dari itu, Asrorun meminta kepada masyarakat, khususnya kalangan artis utuk bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat, apalagi melanggar hukum.

“Tidak semua yang pantas di ranah privat untuk dipublikasikan. Di sinilah pentingnya kedewasaan dalam memanfaatkan media sosial,” ucap Asrorun.

Lebih tegas lagi diucapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait. Baginya, apa yang dilakukan Nikita Mirzani itu sudah jelas telah melanggar UU Pornografi.

“Polisi harus segera menangkapnya. Sudah jelas kok dia bersalah,” kata Arist.

Tak hanya sanksi hukum saja, dia juga menanggap orang-orang seperti Nikita Mirzani dikenai sanksi sosial.

“Khususnya kepada teman-teman media, jangan pernah lagi memberitakan dia, apapun aktivitasnya. Dia harus dibuat kapok,” pungkasnya.
(Muspri-sisidunia.com)