sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Anak Pemilik Bebek Harissa Surabaya Terjerat Kasus Narkoba

Anak Pemilik Bebek Harissa Surabaya Terjerat Kasus Narkoba



Surabaya – Wawan Sugianto, owner Bebek Goreng Harissa merasa syok dan kecolongan saat tahu penangkapan anaknya, M Harissa Sugianto (21) sebagai salah satu pengguna narkoba.

Anak Pemilik Bebek Harissa Surabaya Terjerat Kasus Narkoba

“Saya merasa kecolongan. Karena sejak kecil hingga berusia 20 tahun saya selalu punya orang untuk memantau bahkan mengawal Harissa ke mana pun dia pergi. Bahkan saat dia nongkrong sama teman-temannya,” ungkap Wawan Sugianto, ketika ditemui di Bebek Goreng Harissa Jatim Expo Internasional, Jumat (14/10/2016).

Dikatakan, dirinya memang tak lagi mengawal ketat anaknya Harissa sejak berusia 20 tahun. Alasannya, karena anak sulung dari 3 bersaudara itu sudah dewasa. “Namun belum genap satu tahun, saya memberi tanggung jawab itu. Kejadiaannya sudah begini,” keluhnya.

Meskipun M Harissa Sugianto kini sudah mendekam di Polrestabes Surabaya, tetapi Wawan tak sepenuhnya menyalahkan anaknya. Sebab Wawan pun menyadari jika 8 bulan belakangan ini dirinya terlalu sibuk dengan berbagai pembukaan cabang baru Bebek Harissa yang kini memiliki 28 outlet itu.

“Saya juga anti narkoba dan saya marah padanya. Tetapi juga saya berharap dia di rehabilitasi tetapi semua proses hukum diserahkan ke pihak kepolisian,”tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Satreskoba Polrestabes Surabaya panen tangkapan. Dalam waktu 6 hari sejak awal bulan Oktober 2016 berhasil menangkap 9 orang pengedar narkoba termasuk M Harissa pemilik kuliner Bebek Harissa.

Sembilan orang tersangka ini masing-masing M. Nur (23), M Rizky (22), Agretin (26), Kostka (26), Adhimas (25), M Harissa (21) Angga (20) dan Yusuf (23) diketahui bersatus mahasiswa di salah salah satu universitas negeri di Kawasan Rungkut, sedangkan Bobby (24) adalah pegawai bank.

Saat menangkap M Harissa polisi mengamankan barang bukti 1 poket ganja kering 2,59 gram, 1 pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu seberat 0,89 gram, 6 poket sabu dengan total berat 3,76 gram, 1 poket berisi keytamine 0,21 gram dan timbangan.

Dari kasus peredaran narkoba yang telah berhasil diungkap ini, status Harissa masih sebagai penyedia narkoba kepada teman-temannya.
(Muspri-sisidunia.com)