Home » Ekonomi & Bisnis » Masuki Musim Penghujan, Harga Cabai Kembali Melesat

Masuki Musim Penghujan, Harga Cabai Kembali Melesat



Surabaya – Memasuki musim hujan, harga cabai dan bawang merah meningkat tajam. Seperti di Pasar Keputran, Surabaya, harga cabai merah mencapai Rp 40-50 ribu per kilogram.

Masuki Musim Penghujan, Harga Cabai Kembali Melesat

Padahal, idealnya harga cabai merah hanya Rp 25 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada bawang merah. Namun, tidak terlalu signifikan. Harganya hanya naik sekitar Rp 5 ribu per kilogram.

“Rata-rata masih Rp 30 ribu. Kenaikannya masih normal,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim M. Ardi Prasetyawan.

Lonjakan harga tersebut diketahui setelah tim disperindag melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Surabaya. Sidak dimulai pada Senin malam (17/10). Sasarannya adalah Pasar Keputran, Tambakrejo, dan Pabean Cantian.

Nah, sidak dilanjutkan kemarin pagi (18/10) dengan sasaran Pasar Wonokromo. Ardi mengungkapkan, dalam sidaknya di Pasar Wonokromo sekitar pukul 06.00, petugas tidak menemukan kenaikan harga signifikan untuk komoditas cabai, bawang merah, dan sayuran.

“Semuanya masih stabil. Harga cabai Rp 28 ribu. Untuk tomat, ada yang Rp 7 ribu, ada juga yang Rp 9 ribu,” ujarnya.

Meski tidak ada kenaikan signifikan, Ardi berjanji terus mengontrol harga di sejumlah pasar. Namun, menurut dia, kenaikan harga memang wajar terjadi ketika musim hujan. Sebab, suplai sejumlah komoditas pasti akan menurun.

“Kalau terkena hujan terus-menerus, cabai cepat busuk yang berdampak pada suplai komoditas ke pasar. Itu yang menyebabkan harga naik,” jelas dia.
(Muspri-sisidunia.com)