sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Sepi Pasien, Dukun Cilik Ponari Sempat Ingin Jadi Anggota TNI

Sepi Pasien, Dukun Cilik Ponari Sempat Ingin Jadi Anggota TNI



Jombang – Masih ingat anak ajaib dari Jombang, Jawa Timur? Ya, si dukun cilik yang sempat membuat geger karena konon bisa menyembuhkan orang sakit dengan batu yang dimiliki. Tujuh tahun lalu, ribuan orang tiap hari datang ke rumahnya. Bahkan lantaran berdesak-desakan, beberapa pasien meninggal dunia setelah terinjak-injak pasien lain. Dia adalah Ponari, si ‘dukun cilik’. Nah, bagaimana kabarnya sekarang?

Sepi Pasien, Dukun Cilik Ponari Sempat Ingin Jadi Anggota TNI

Kini praktik pengobatan Ponari memang masih berlangsung. Ia tetap memberi pengobatan kepada orang yang datang ke rumahnya. Teknik pengobatan yang dilakukan juga sama: air dari batu. Namun saat ini sudah mulai sepi. Tak ada lagi ribuan orang. Tak ada lagi antrean panjang mengular. Sekarang, pasien yang datang bisa dihitung jari. Bu Mukaromah mengatakan, dalam sehari hanya ada satu dua pasien saja yang datang.

Akan tetapi ada yang berbeda saat ini. Pasien yang datang tidak hanya berniat mencari kesembuhan fisik saja, melainkan juga mencari solusi permasalahan hidup sehari-hari. Seperti masalah rumah tangga dan masalah perjodohan. Bahkan belum lama ini, ada beberapa pelajar yang datang bersama orangtuanya untuk meminta kelancaran saat Ujian Nasional (UN).

Sementara itu, untuk tarif Bu Mukaromah mengatakan masih sama seperti dulu. “Nggak matok harga, sama kayak dulu. Paling sedikit orang ngasih ya Rp20.000 dan paling banyak Rp100.000 hingga Rp150.000,” tuturnya.

Kondisi pasien Ponari yang sepi ternyata ada berkah bagi pendidikannya. Setelah sekolahnya sempat mandeg hingga tiga tahun, kini ia jalani lagi. Untuk melanjutkannya, beberapa waktu yang lalu Ponari mengikut ujian kejar paket A. “Alhamdulillah lulus paket A, dan sekarang lanjut sekolah kelas 1 SMP, baru Januari kemarin masuknya,” ungkap Bu Mukaromah kepada brilio.net.

Keseharian Ponari sekarang pun layaknya anak-anak di usianya. Sehari-hari ia berangkat sekolah, setelah pulang sekolah ia pun kerap bermain-main dengan temannya. Tetapi sering juga ia berdiam di rumah sambil mengutak-atik ponselnya. Namun sesekali jika ada pasien datang, Ponari melayaninya sehabis pulang sekolah.

Saat ditanya apa cita-citanya Ponari, remaja tanggung ini menjawab dengan malu-malu. Sambil menunduk ia mengatakan dulu ingin menjadi tentara. Ibunya menambahkan, cita-cita Ponari ini datang saat ia melihat perjuangan seorang tentara ketika ia masih kecil.

“Terus siapa tokoh idolanya mas Ari?” kembali wartawan mencoba berinteraksi. Tapi lagi-lagi Ponari memilih diam sambil tersenyum malu. Sambil dirayu Bu Mukaromah, Ponari mengatakan dengan nada pelan sempat mengidolakan Desi Ratnasari. “Alhamdulillah, saat diundang ke Jakarta, kita sempat ketemu sama mbak Desi Ratnasari,” ujar Bu Mukaromah.

Tak hanya Desi, Ponari ternyata juga mengidolakan band ternama Slank. Menurut ibunya, Ponari kerap menggambar logo Slank saat sedang tidak ada kegiatan.
(Muspri-sisidunia.com)