sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pelayanan Publik Menggunakan Sistem Online Agar Tak Terjadi Pungli

Pelayanan Publik Menggunakan Sistem Online Agar Tak Terjadi Pungli



Jakarta – Dalam semua fasilitas pelayanan publik, pemerintah diminta untuk menerapkan sistem online. Hal tersebut untuk mencegah adanya praktik pungutan liar (pungli).

Pelayanan Publik Menggunakan Sistem Online Agar Tak Terjadi Pungli

Hal itu seperti diungkapkan pengamat kebijakan publik‎ Agus Pambagio. Pasalnya, saat ini praktik pungli sudah merangsek ke jajaran aparat penegak hukum.

Baca juga : Hindari Pungli, Pembayaran Pajak Bisa Lewat ATM

“Semua sistem pelayanan publik harus di-online-kan sajalah. Ya mendesak karena itu salah satu mengurangi atau mencegah untuk pungli. ‎Karena mau diapain, orang aparat keamanannya juga pungli,” ujar Agus saat ditanya media, Minggu (16/10/2016).

Sementara itu, terkait maraknya praktik pungli di Indonesia, Agus mengungkapkan, itu karena selama ini sejumlah oknum pejabat negara dominan menjadi aktor yang bermain di dalamnya.

“Nah, sebenarnya itu orang cari kesempatan saja. Nah, itu kaya maling, ditangkep aja. Kan enggak bener. Nah sistemnya harus online, itu mengurangi (pungli-red). Kebijakan publik online harus dijaga,” ucapnya.

Diketahui, enam oknum pejabat di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tertangkap tangan melakukan praktik pungli beberapa waktu lalu.

Tak hanya oknum pejabat Kemenhub, sejumlah anggota polisi juga kedapatan terlibat dalam praktik pungli di sejumlah daerah Indonesia dengan berbagai kasus. (bens – sisisdunia.com)