sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Puji Sophia Latjuba Sebagai Sosok Yang Cerdas

Ahok Puji Sophia Latjuba Sebagai Sosok Yang Cerdas



Jakarta – Bakal calon gubernur DKI Jakarta yang juga petahana (incumbent) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memuji juru bicaranya Sophia Latjuba. Namun Ahok berpesan agar Sophia banyak bertanya bila tak paham isu untuk kampanye Pilgub DKI.

Ahok Puji Sophia Latjuba Sebagai Sosok Yang Cerdas

“Dia cerdas dan kuasai tugas sebagai juru bicara,” kata Ahok saat dihubungi detikcom, Minggu (16/10/2016) malam.

Ahok kembali bertemu Sophia pada Jumat (14/10). Saat itu Sophia yang datang ke Balai Kota mengaku berbincang banyak hal untuk menambah pengetahuannya soal Ahok.

Hal ini diamini Ahok. Ahok ingin juru bicara dan tim suksesnya mengenal dirinya. Bagi Ahok, pengenalan akan calon sangat penting agar kampanye soal program yang diusung Ahok bersama Djarot Saiful Hidayat tersampaikan secara efektif ke masyarakat.

“Beliau ingin tahu dan mengenal aku. Supaya bisa tahu pikiran dan tujuan aku,” tutur Ahok.

Agar kampanye nantinya efektif, Ahok mewajibkan Sophia Latjuba dan juru bicara lainnya untuk aktif bertanya. Menurut Ahok tak perlu sungkan bila juru bicara tidak menguasai isu seputar perkotaan atau pun hal-hal yang berkaitan dengan Pilkada DKI.

“Prinsip saya semua juru bicara harus nanya hal-hal yang menurut mereka tidak bisa jawab. Atau pernah dengan risau dengan isu atau hal-hal yang buat mereka ragu atau tidak bisa jawab, (mereka) harus nanya ke saya,” sambung Ahok.

Sophia sebelumnya memuji kepemimpinan Ahok. Dia berpendapat Jakarta dengan segala permasalahan yang kompleks ini membutuhkan figur pemimpin bertangan besi, bukan pemimpin yang lembek.

Yang paling penting Ahok menurut Sophia sudah membuktikan kinerjanya menjadikan Jakarta lebih baik mulai dari memberantas korupsi di birokrasi, mengatasi banjir, hingga mempercantik Jakarta termasuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
(Muspri-sisidunia.com)