sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » PVMBG Menduga Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tinggi

PVMBG Menduga Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tinggi



Medan – Aktvitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih tinggi berdasarkan pengamatan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang bertugas di lokasi.

PVMBG Menduga Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tinggi

Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Sinabung Arif Cahya yang dihubungi wartawan Sabtu (15/10/2016) mengatakan, erupsi dan luncuran awan panas masih terus terjadi dari gunung tersebut.

Karena itu, status Awas tetap diberlakukan terhadap Gunung Sinabung, juga diberlakukan Zona Merah agar tidak membahayakan keselamatan warga. Pada Sabtu dini hari, pukul 00.01 WIB, petugas mencatat Gunung Sinabung mengalami erupsi yang disertai dengan luncuran awan panas.

Namun, ketinggian kolom awan panas tersebut tidak terpantau karena gunung berapi tertutup kabut.

“Sekitar pukul 08.00 WIB tadi juga ada awan panas, tetapi tidak terpantau juga,” ungkap Arif.

Disebabkan masih tingginya aktivitas Gunung Sinabung, PVMBG terus memberlakukan zona merah yang radiusnya disesuaikan dengan jangkauan awan panas. Untuk sektor selatan tenggara, zona merah tersebut diberlakukan dalam radius 7 km. Sektor tenggara timur dengan radius 6 km. Sedangkan untuk timur utara, zona merahnya diberlakukan dengan jarak 4 km.

Sejak Jumat (26/8/2016, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyatakan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Sinabung sangat tinggi akibat terjadinya guguran awan panas. “Tingginya tekanan dan suplai energi dari dapur magma Gunung Sinabung menyebabkan aktivitas vulkanik sangat tinggi,” kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Bahkan, kata dia menambahkan, kubah lava atau sumbat lava bervolume 2,6 juta meter kubik dari kawah gunung itu sudah runtuh. “Erupsi disertai awan panas guguran secara terus menerus berlangsung di Gunung Sinabung. Gempa guguran juga masih tinggi,” katanya pula.
(Muspri-sisidunia.com)