sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Membela Ahok, Sosok Ahok Di Mata Masyarakat DKI Jakarta

Membela Ahok, Sosok Ahok Di Mata Masyarakat DKI Jakarta



Jakarta – Hari Jumat (14/10/2016) kemarin masyarakat dihebohkan dengan aksi demo dari FPI dan sejumlah orang dari MUI yang menginginkan Ahok dipenjara atas tuduhan penistaan agama pada Surat Al-Maidah Ayat 51 yang diucapkan Ahok ketika berkunjung ke Kepulauan Seribu pada tanggal 27 September 2016 lalu.

Membela Ahok, Sosok Ahok Di Mata Masyarakat DKI Jakarta

Tak berselang lama setelah aksi demo tersebut, beredar sebuah video gokil dari masyarakat dimana isi video tersebut membela Ahok. Video yang diunggah pada tanggal 13 Oktober 2016 dalam akun Youtube. Video yang diunggah oleh horoksinaudisik ini diberi judul “Ibu Gokil, Suara Rakyat Jelata Yang Membela Kenyataan di DKI Jakarta.” Dalam video tersebut tampak seorang ibu dengan memakai mukenah berwarna biru muda berbicara panjang lebar dengan logatnya yang lucu.

Menurut Ibu tersebut, Ahok lebih hebat daripada orang-orang yang suka mengkafir-kafirkan orang lain seperti Ust. Yusuf Mansur dan lain-lain. Beliau juga menyebut MUI yang mana beliau juga salah mengartikan singkatan MUI yang seharusnya Majelis Ulama Indonesia menjadi Majelis Uang Indonesia.

Tak hanya itu, Ibu itu juga berkata walaupun Ahok itu beragama Non-Muslim tapi Ahok mau merenovasi masjid-masjid yang ada di DKI Jakarta seperti Masjid Fatahillah. Masjid yang sudah tak terurus selama 70 tahun tersebut akhirnya dibangun dengan indah oleh Ahok. Tak hanya itu, disekeliling masjid juga diberi taman agar terlihat lebih cantik. Padahal mayoritas masyarakat di DKI Jakarta ini beragama Muslim tapi tak ada yang mau mengurus masjid-masjid seperti Ahok.

Ibu itu juga menyebutkan beberapa program-program yang sudah dilaksanakan oleh Ahok seperti membuat KJS (Kartu Jakarta Sehat) untuk seluruh masyarakat DKI Jakrta khususnya masyarakat miskin, membangun Rusun (Rumah Susun) beserta isinya dengan biaya sebesar Rp. 300 ribu per bulannya, membuat fasilitas transportasi murah, dan lain-lain.
(Muspri-sisidunia.com)