Home » News » Wasekjen MUI Kembali Persoalkan Ahok Yang Dinilai Curi Start Kampanye

Wasekjen MUI Kembali Persoalkan Ahok Yang Dinilai Curi Start Kampanye



Jakarta – Terkait kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu, Wakil Sekretaris Jendral MUI Tengku Zulkarnain, mengatakan pihaknya telah geram. Menurutnya, Ahok melakukan penistaan Agama ketika menjalankan kegiatan dinas.

Wasekjen MUI Kembali Persoalkan Ahok Yang Dinilai Curi Start Kampanye

“Yang saya kesal itu dia mengatakan itu dengan pakaian dinas gubernur.”

“Sedang berdinas dibiayai pakai uang rakyat kok kampanye, harusnya Bawaslu tindak nih orang,” kata Zulkarnain di kantor MUI, Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

Dikatakannya, Ahok telah mencuri start kampanye. Namun, dirinya kecewa karena tidak ada sikap dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

“Melakukan curi start kampanye pakai biaya dinas, Bawaslu kok diam aja,” katanya.
Ia mempertanyakan keberadaan Bawaslu.

“Ada apa dengan Bawaslu Jakarta, kok nggak bertindak. Apa nggak ngomong apa-apa. Orang pake pakaian dinas biaya dinas, perjalanan dinas, terus tiba-tiba kampanye, kok bawaslu diem aja,” katanya.

Diketahui, MUI menyatakan pendapatnya melalui keterangan tertulis. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian sedang dalam proses menindak lanjuti dengan mengumpulkan bukti dan saksi.

“Sudah disampaikan ke Polda DKI 11 oktober, tadi kata Wakapolda sedang diproses, sudah ada pemanggilan saksi-saksi dari kepulauan seribu dan mencari alat bukti kata Wakapolda begitu,” ucapnya. (bens – sisidunia.com)