sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kisah Sedih Gadis SMA Yang Dicabuli Oleh Tetangganya Sendiri

Kisah Sedih Gadis SMA Yang Dicabuli Oleh Tetangganya Sendiri



Palembang – Kasus pemerkosaan terhadap wanita remaja kembali terulang. Kali ini kejadian pemerkosaan terjadi di Palembang. Kali ini, menimpa BP (17) yang masih duduk dibangku kelas X di salah satu SMA swasta, yang menjadi korbannya.

Kisah Sedih Gadis SMA Yang Dicabuli Oleh Tetangganya Sendiri

Diketahui kasus ini terungkap, setelah Jil (17) istri pelaku Hr (22) datang ke rumah mereka yang terletak di kawasan Jalan Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, pada Sabtu (8/10/2016) kemarin. Jil awalnya curiga kepada korban BP lantaran sering mendengar jika suaminya sering jalan berdua dengan korban. Saat di rumah Jil, BP akhirnya mengaku jika sudah disetubuhi Hr.

“Awalnya saya diajak ngobrol kemudian jalan (keluar). Karena takut dia malu, jadi saya bawa ke rumah. Saat di rumah, BP baru mengaku kalau sudah ditiduri suami saya,” ungkap Jil, mendampingi korban membuat laporan di Polresta Palembang, Selasa (11/10).

Hendra sendiri, lanjut Jil telah meninggalkan dirinya sejak delapan bulan kemarin tanpa kejelasan. Padahal dalam dua tahun pernikahan mereka sudah dikarunia seorang putri berumur 6 bulan.

“26 September kemarin, saya dikasih surat Talak, tanpa kejelasan. Suami saya itu kerja di proyek tol Palindra,” ungkapnya.

Sedangkan, SB (36) ibu korban mengaku, mereka sendiri tinggal dalam satu rumah dengan pelaku. Yang mana, Hr bersama istrinya tinggal di lantai II, sementara korban dan keluarga tinggal di lantai 1.

“Kontrakannya sama, satu rumah, anak saya ini ngaku sering dijemput depan minimarket kawasan jalan KH Wahid Hasyim kalau pulang sekolah,” beber ibu SB.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede, membenarkan laporan korban dengan No LP-B/2741/X/2013 telah diterima untuk ditindak lanjuti.

“Korban sudah diperiksa dan sekarang tinggal menunggu hasil visum, pelaku masih kita kejar,” tegas Maruly.
(Muspri-sisidunia.com)