sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bendera Perang Jokowi Untuk Pungli Mulai Berkibar

Bendera Perang Jokowi Untuk Pungli Mulai Berkibar



Jakarta – Presiden Joko Widodo bergegas menuju kantor Kementerian Perhubungan. Wajahnya serius. Meski di sampingnya ada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, keduanya tak banyak berbincang.

Bendera Perang Jokowi Untuk Pungli Mulai Berkibar

Jokowi dan Tito meninggalkan Istana Kepresidenan tak lama setelah rapat soal reformasi hukum bubar. Keduanya langsung meluncur ke kantor Kementerian Perhubungan, yang lokasinya tak jauh dari Istana.

“Baru saja, sudah kejadian seperti ini,” kata Jokowi setelah tiba di kantor Kemenhub, Selasa 11 Oktober 2016 sore.

Yang dimaksudkan Jokowi adalah peluncuran Operasi Pemberantasan Pungli (OPP), yang langsung disambut dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Kemenhub.

Jokowi memang baru saja meluncurkan OPP. Selang berapa menit, dia mendapat laporan dari Kapolri ada OTT pungli di Kemenhub.

Satgas gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah ruangan di lantai 6 dan 12 Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa sore. Penggeledahan ini terkait adanya pungli.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, lantai 6 adalah perhubungan darat, sementara lantai 12 adalah perhubungan laut. “Sekarang lagi digeledah yang lantai 6 dan 12,” ujar Iriawan di Kantor Kemenhub.

Presiden Jokowi sendiri geram dengan kejadian ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung memerintahkan Menteri PAN-RB Asman Abnur untuk memecat pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Saya perintahkan Menpan, tangkap dan langsung pecat,” tegas Jokowi. Ia juga menegaskan kepada seluruh kementerian atau lembaga agar menghentikan praktik pungli.

“Saya perlu peringatkan seluruh lembaga, seluruh instansi mulai sekarang ini, mulai setop yang namanya pungli. Hentikan yang namanya pungli, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat. Setop, hentikan,” Jokowi menegaskan.
(Muspri-sisidunia.com)