sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Sejumlah PNS di Tegal Kepergok Sedang Asyik Berbelanja di Mall

Sejumlah PNS di Tegal Kepergok Sedang Asyik Berbelanja di Mall



Tegal – Petugas Satuan Polisi Pamonh Praja (Satpol PP) telah menangkap belasan pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Tegal, Selasa (11/10).

Sejumlah PNS di Tegal Kepergok Sedang Asyik Berbelanja di Mall

Mereka terjaring razia Satpol PP saat keluyuran di sejumlah pusat perbelanjaan. Kepala Satpol PP Pemkab Tegal Zaenal Arifin mengatakan, ada sebelas PNS yang terjaring razia.

Dari jumlah itu, empat orang di antaranya merupakan pegawai kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal. Sisanya berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kecamatan Pangkah, UPTD Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Dinas Kesehatan, serta PNS di SMP Negeri 2 Jatinegara dan SD Negeri 2 Kagok.

“Untuk pegawai Kemenag berasal dari MI Muncanglarang, KUA Adiwerna, KUA Talang, dan dari kantor Kemenag sendiri,” bebernya.

Satpol PP juga berhasil memergoki lima pegawai honorer yang keluyuran pada jam kerja. Para PNS tersebut berasal dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan perangkat desa.

Zaenal menjelaskan, pihaknya menerjunkan dua tim dalam razia itu. Tim pertama menyasar ke sejumlah tempat perbelanjaan yang berada di wilayah Kota Slawi. Antara lain, kawasan Ruko Slawi, Yogya Mall, Basa Mall, Banjaran Permai, Pasar Trayeman, dan Tiara Supermarket.

Sedang tim berikutnya menyasar wilayah Kecamatan Adiwerna, Talang, Dukuhturi dan Kramat. “Mayoritas mereka sedang belanja di mall dan supermarket. Padahal masih jam kerja,” ungkapnya.

Kepala Seksi Ketentraman dan Keteriban (Tramtib) Satpol PP Suyoto mengatakan, razia ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan instruksi Bupati Tegal. “Hasil razia ini kami laporkan ke bupati Tegal, sekda dan BKD untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari pembinaan disiplin,” pungkasnya. (bens – sisidunia.com)