Home » News » MUI Bakal Gelar Rapat Pimpinan Guna Membahas Ucapan Ahok

MUI Bakal Gelar Rapat Pimpinan Guna Membahas Ucapan Ahok



Jakarta – Hari ini, Selasa (11/10/2016) Majelis Ulama Indonesia akan menggelar rapat pimpinan untuk memutuskan apakah ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama merupakan bentuk penistaan terhadap agama atau tidak.

MUI Bakal Gelar Rapat Pimpinan Guna Membahas Ucapan Ahok

“Keputusan MUI besok, akan diputuskan besok, melalui rapat pimpinan, bersama-sama karena ini kolektif kolegial,” kata Amirsyah Tambunan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, saat ditemui di kantornya, di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Ia mengatakan, rapat dewan pimpinan MUI ini merupakan rapat rutin yang dilaksanakan mingguan. Pada rapat hari ini, sejumlah laporan soal pernyataan Ahok akan menjadi agenda pembahasan.

“Sikap kami (tentukan) besok, setelah melewati rapat dewan pimpinan MUI,” kata Amir.

Bila dinyatakan telah menistakan agama, kata Amir, bentuk sikap MUI bisa jadi fatwa atau hanya bersifat teguran. Diketahui, Ahok baru saja mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam terkait ucapannya yang dinilai banyak pihak menyinggung isi Al Quran. Ucapan yang dimaksud adalah saat ia menyinggung-nyinggung isi Surat Al-Maidah ayat 51 saat kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Kejadian tersebut juga mendapat komtar dari Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98), Willy Prakarsa menyayangkan isu agama di Indonesia kerap dijadikan sebagai komoditas politik. Pasalnya, kata dia, setiap kali Pilkada dimana pun berada agama menjadi faktor jualan yang sangat laku.

“Kami menyayangkan para begundal politik memanfaatkan situasi Pilkada DKI ini. Dengan menjadikan agama sebagai komoditas politik. Kasihan, saya melihat makin banyak orang berpikir terkotak-kotak,” kata Willy Prakarsa melalui keterangan tertulis, Selasa (11/10/2016).
(Muspri-sisidunia.com)